|
Surat Al-Insyiqaq (porak poranda)
Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
Surat yang ke-: 84
Banyak ayatnya: 25
Semuanya turun di Mekah (Makkiyah)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
PROSES HANCURNYA ALAM
- Bila benda-benda angkasa sudah porak-poranda.
- Karena patuh melaksanakan kodrat Tuhannya, sebab sudah semestinya begitu.
- Dan bila bumi sudah diratakan.
- Melemparkan semua isinya sampai licin tandas.
- Karena patuh melaksanakan kodrat Tuhannya, sebab sudah semestinya begitu.
SETINGGI-TINGGINYA TERBANG BANGAU, SURUTNYA KE KUBANGAN JUGA
- Hai manusia! Sesungguhnya engkau telah bekerja keras untuk menuju kepada Tuhanmu, pastilah engkau akan menemukan-Nya Pada hakikatnya manusia hidup di dunia ini, bagai menempuh sebuah jalan; baik disadari maupun tidak oleh yang menempuhnya. Jalan itu berakhir pada kesudahan hayatnya. Setiap tarikan nafas yang dihirupnya sepanjang jalan kehidupan yang ditempuhnya, apakah itu menghasilkan prestasi amal yang baik atau sebaliknya, itu berarti ia sudah maju satu langkah mendekati ajalnya. Hingga suatu waktu di mana maut sudah mengakhiri segalanya, dan sekaligus maut itu sendiri telah menyadarkan manusia terhadap kelalaiannya selama ini, dan menghadapkannya pada keadaan yang sebenarnya di mana manusia akan menemui Tuhannya pada Hari Berbangkit. Lalu tiap-tiap manusia akan mengetahui perbuatan apa yang telah dikerjakannya. Kerja baikkah? Kerja jahatkah? Semuanya akan diketahui dari kitab catatan amal yang akan disodorkan kepadanya. Kitab mana adakalanya disodorkan kepadanya dari sebelah kanannya, dan ada pula yang disodorkan dari sebelah kirinya..
- Adapun orang yang disodorkan kitab amalnya dari sebelah kanannya.
- Maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang ringan.
- Dan kembali ke dalam lingkungan kaumnya yang sama-sama beriman dengan gembira.
- Adapun orang-orang yang disodorkan kitab amalnya dari belakang,
- maka ia akan berteriak: "Aduh celaka!".
- Dia akan masuk api neraka yang menyala-nyala.
- Karena ia dahulu bersukaria di kalangan kaumnya.
- Sebab dia menyangka, bahwa dia tidak akan kembali kepada Tuhannya.
- Sebenarnya Tuhan selalu melihatnya.
TIDAK ADA ALASAN UNTUK TIDAK BERIMAN KEPADA AL-QUR'AN TERUTAMA BAGI MEREKA YANG TELAH LEBIH MAJU DALAM ILMU PENGETAHUAN
- Maka Aku bersumpah dengan mega lembayung di waktu senja.
- Dengan malam bila telah berselubung gelap.
- Dengan bulan bila sudah purnama.
- Pastilah kamu akan menjelajahi ruang angkasa pangkalan demi pangkalan Terjemahan ini dijumpai lalu ditampilkan setelah manusia lebih maju dalam perkembangan teknologi menjelajah ruang angkasa luar..
- Mengapa mereka tidak mau juga beriman? Di antara manusia-manusia angkasa (Astronot) dari negara komunis sekembalinya dari menjelajah ruang angkasa, mengatakan dengan sombongnya: "Aku telah menjelajah ruang angkasa, namun aku tak pernah menemukan Tuhan".
Mengapa mereka tidak mau juga beriman kepada Allah, dan selalu mengingkari Hari Berbangkit, padahal apa yang pernah disaksikannya di ruang angkasa itu sudah lebih dari cukup untuk mengetuk hatinya guna mengetahui kekuasaan Tuhan dan memikirkan betapa hebat kemampuanNya?.
- Dan bila dibacakan Al-Qur'an kepadanya, mereka tidak mau sujud Maksudnya, mereka tidak menyadari betapa kecilnya dia, betapa hina dan lemahnya dia, jika dibandingkan dengan penciptaan ruang angkasa..
- Bahkan orang-orang kafir selalu mendustakannya.
- Namun Allah lebih mengetahui barang apa yang mereka sembunyikan dalam hatinya.
- Maka berilah mereka kabar "gembira" dengan siksaan yang pedih.
- Tetapi bagi mereka yang beriman dan beramal kebaikan, untuk mereka pahala yang tak putus-putusnya.
|