|
Surat Al-Infithar (gugur berantakan)
Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
Surat yang ke-: 82
Banyak ayatnya: 19
Semuanya turun di Mekah (Makkiyah)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
PERISTIWA-PERISTIWA HARI KIAMAT
- Bila angkasa raya telah berantakan Apa yang dinamakan langit yang nampaknya kosong itu, pada hakikatnya berisi gugusan-gugusan bintang (Bima Sakti) yang merupakan penataran tenaga alam yang maha dahsyat. Bagaimana kalau sudah tidak ada lagi penatarannya?.
- Bila bintang-bintang sudah berserakan.
- Bila lautan sudah diluapkan.
- Dan kuburan-kuburan sudah dibongkar,
- Barulah masing-masing orang mengetahui perbuatan apa yang telah dikerjakannya, dan perbuatan apa pula yang dilalaikannya.
- Hai manusia! Apa yang memperdayakanmu sehingga mendurhaka terhadap Tuhan Yang Maha Pemurah?
- Yang telah menciptakanmu dan yang telah menyempurnakan kejadianmu, lalu dilestarikannya bentuk tubuhmu,
- menurut bentuk yang Dia kehendaki, begitulah Dia menyusun tubuhmu.
PEMBALASAN ORANG YANG MENDUSTAKAN HARI KIAMAT
- Namun, kamu tak mengacuhkan perhargaan-Ku! Bahkan kamu mendustakan Hari Pembalasan Maksudnya, sekalipun manusia itu sudah diciptakan menurut bentuk yang sebaik-baiknya dibandingkan dengan makhluk lain, namun ia masih juga tidak mau menempuh jalan yang lurus. Dan yang lebih parah lagi, ialah tidak mempercayai Hari Pembalasan..
- Sesungguhnya ada malaikat-malaikat yang selalu mengawasi kamu.
- Malaikat-malaikat yang mulia, yang mencatat amal perbuatanmu.
- Mereka mengetahui apa saja yang kamu kerjakan.
- Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti pasti berada dalam Surga yang penuh kenikmatan.
- Dan sebaliknya orang-orang yang durhaka, pasti berada dalam neraka Jahanam.
- Yang akan dimasukinya pada Hari Pembalasan.
- Tidak mungkin mereka tidak hadir di situ.
- Tahukah engkau apakah Hari Pembalasan itu?
- Sekali lagi, sampai di mana pengetahuanmu tentang Hari Pembalasan itu?
- Itulah suatu hari di mana seorang tiada berdaya apa-apa untuk membela dan menolong orang lain. Segala urusan pada hari itu berada dalam wewenang Allah.
|