|
Surat An-Naba (berita)
Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
Surat yang ke-: 78
Banyak ayatnya: 40
Semuanya turun di Mekah (Makkiyah)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
- Tentang hal apakah mereka tanya bertanya?
- Tentang suatu berita yang amat besar.
- Mereka berselisih paham tentang itu.
- Keadaannya bukan seperti yang mereka duga! Nanti mereka akan mengetahui juga.
- Sekali lagi, bukan! Nanti mereka akan mengetahuinya juga.
- Bukankah Kami telah menjadikan bumi ini terbentang luas merupakan suatu daratan? Bumi ini sebagai suatu tempat yang sudah didatarkan untuk manusia dan binatang yang di dalam kelangsungan hidupnya terus-menerus mengambil kegunaan yang sebanyak-banyaknya dari kekayaan bahan kehidupan yang terkandung di dalamnya..
- Dan gunung-gunung sebagai Pengaman dan Penyeimbangnya?
- Dan Kami telah menciptakan kamu serba berpasangan?
- Dan Kami jadikan tidurmu untuk beristirahat?
- Dan Kami jadikan malam sebagai perteduhan?
- Dan Kami jadikan siang untuk mencari kehidupan?
- Dan Kami bangun di atasmu tujuh petala langit yang terbina kokoh?
- Dan telah Kami jadikan matahari sebagai pelita raksasa sumber cahaya?
- Dan Kami turunkan air hujan dari mega dengan derasnya?
- Supaya Kami hasilkan buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan dengan air itu dari dalam tanah?
- Dan kebun-kebun yang lebat pohon-pohonnya?
KEGAWATAN ALAM PADA KEJADIAN KIAMAT, ADALAH PERISTIWA YANG MASIH ASING BAGI MANUSIA
- Bahwasanya Hari Penyisihan(1) itu, adalah suatu waktu tertentu.
1. Nama lain untuk hari kiamat. Pada "hari" itu diadakan penyisihan oleh Tuhan antara makhluk yang berdosa dan yang tidak.
- Pada hari ditiupnya sangkakala, kamu akan datang secara berkelompok-kelompok Pada tiap-tipa kelompok ada rasulnya masing-masing..
- Dan dibukakan langit, maka terdapatlah beberapa pintu Maksudnya, pada waktu terjadinya goncangan-goncangan di angkasa raya, maka planit-planit berpelantingan dari garis edarnya, karena masing-masing kehilangan daya tariknya. Maka benturan dahsyat tidak dapat lagi dielakkan. Pada waktu itu, apa yang dinamakan LANGIT, sudah tidak ada lagi. Yang ada ialah belahan-belahan berupa lorong-lorong dan lobang-lobang yang dinamakan pintu-pintu. Itulah kehancuran total yang terjadi di angkasa, dan kehancuran yang serupa terjadi pula di alam dunia..
- Sedangkan gunung-gunung diperjalankan(1) sampai jadi fatamorgana.
1. Urutan peristiwa pada kehancuran gunung-gunung sbb: Mula-mula dibenturkan sampai hancur berkeping-keping, beserpihan di udara bagai bulu ditiup angin, selanjutnya lenyap bagai debu. Lihat 69:14; 101:5; 56:5,6; dan 27:88.
- Sesungguhnya neraka jahanam itu, disediakan.
- untuk tempat kembali bagi orang-orang yang durhaka.
- Di situ mereka tinggal berabad-abad lamanya.
- Tidak pernah merasakan kesejukan, tidak pula mendapat minuman.
- Kecuali air mendidih dan nanah.
- Sebagai pembalasan yang setimpal.
- Karena mereka dahulu tidak pernah merasa takut akan hari perhisaban.
- Mereka tidak percaya kepada ayat-ayat Kami, bahkan mendustakannya.
- Segalanya Kami perhitungkan secara tertulis di dalam Kitab.
- Rasakanlah! Kami tidak akan menambah, hanya siksaan.
- Sesungguhnya orang-orang yang takwa mendapat keberuntungan.
- Berupa kebun buah-buahan dan anggur pilihan.
- Gadis-gadis remaja yang sebaya.
- Piala-piala penuh berisi minuman yang menyegarkan.
- Di sana mereka tiada mendengar obrolan kosong dan ucapan dusta.
- Sebagai pembalasan dan pemberian karunia secukupnya dari Tuhanmu.
- Tuhan langit dan bumi, Tuhan Alam Semesta yang Maha Pengasih. Penghuni langit dan bumi itu tidak mempunyai seorang keluargapun untuk diandalkan berbicara dengan Tuhan.
- Pada hari sang Roh Malaikat Jibril. dan semua malaikat berdiri berbaris, tidak seorangpun di antara malaikat itu yang berani berbicara, kecuali yang telah diberi izin oleh Tuhan Yang Maha Pengasih untuk berbicara. Itupun menyangkut hal-hal yang sebenarnya saja.
- Itulah Hari yang Serba Pasti Nama lain untuk hari kiamat. Pada hari kiamat, semuanya serba pasti, serba terbuka, serba nyata. Berbeda dengan hari-hari dunia. Pada hari dunia (misalnya) masih banyak kejahatan-kejahatan yang tersembunyi, yang tidak sampai ke neraca keadilan, sekalipun ada kantor Pengadilan.. Maka barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil sikap: kembali kepada Tuhannya Maksudnya, mengerjakan amal kebaikan yang akan mendekatkan diri kepada Tuhan..
- Sesungguhnya Kami telah memperingatkan siksaan hari kiamat kepadamu; siksaan mana masanya sudah dekat Sesuatu yang pasti terjadi, di kalangan Arab disebut sudah dekat.. Waktu itu manusia akan melihat amal-amal yang pernah dikerjakannya dahulu. Setelah melihat, orang-orang kafir akan berkata dengan sesalnya: "Alangkah baiknya kalau dahulu aku jadi tanah saja" Maksudnya, kalau jadi tanah tidak ada pertanggungan-jawab apa-apa, tidak dibebani hukum-hukum dsb. Lain halnya dengan manusia..
|