Al-Qur'an Surat ke-:

1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56 
57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111  112  113  114 

Jika ada kritik dan saran yang ingin disampaikan, mohon kirim e-mail ke:

Surat Al-Qiyamah (hari kiamat)


Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40 
    Surat yang ke-: 75
    Banyak ayatnya: 40
    Semuanya turun di Mekah (Makkiyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    HURU-HARA KIAMAT
    TUHAN MENGHIDUPKAN KEMBALI ORANG MATI

  1. Aku bersumpah dengan huru-hara Hari Kiamat.
  2. Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang penuh penyesalan Maksudnya, jiwa yang sudah menyesali dirinya pada hari kiamat atas "perbuatan masa lalu"nya. Dia menyesal kalau dia telah berbuat kejahatan. Sebaliknya jika dia berbuat kebaikan, dia menyesal juga, mengapa kebaikan itu tidak diperbuatnya lebih banyak lagi..
  3. Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang-belulangnya?
  4. Dugaan itu salah! Bahkan Kami kuasa untuk menyusun kembali sampai kepada jari-jemarinya dengan sempurna.
  5. Tetapi maunya manusia berbuat kedurhakaan terus-menerus.
  6. Dia bertanya penuh ejekan: "Kapan pula kiamat itu akan datang?" Lihat: 10:48; 23:36,37; 6:29 dan 45:24..
  7. TIGA PERKARA TANDA-TANDA KIAMAT
    Pertama;

  8. Apabila mata terbelalak karena sangat ketakutan.
  9. Kedua;
  10. Manakala cahaya bulan telah padam.
  11. Ketiga;
  12. Dan manakala matahari dan bulan telah diperdekatkan.
  13. Di hari itu manusia bertanya: "Adakah tempat lari dari siksaan?".
  14. Sekali-kali tidak ada! Benar-benar tidak ada tempat berlindung!
  15. Hanya kepada Tuhanmu sajalah di hari itu tempat kembali.
  16. Diberitahukan kepada manusia pada hari itu apa-apa yang telah dikerjakannya, dan apa-apa yang telah dilalaikannya.
  17. Bahkan manusia itu sendiri menjadi saksi atas dirinya.
  18. Kendatipun dia mengemukakan alasan keberatannya.
  19. TIGA CARA YANG DITENTUKAN TUHAN DALAM PENERIMAAN WAHYU OLEH NABI MUHAMMAD saw.
    Cara kesatu.

  20. Jangan engkau gerakkan dulu lidahmu untuk membaca Al-Qur'an, karena hendak cepat menguasainya.
  21. Sesungguhnya atas tanggapan Kamilah mengumpulkannya dalam dadamu, dan menjadikanmu pandai membacanya.
  22. Cara kedua.
  23. Manakala Kami telah selesai membacakan, maka ikutilah bacaannya itu.
  24. Cara ketiga.
  25. Sesudah itu menjadi tanggungan Kamilah penjelasannya.
  26. SEKALI LAGI TENTANG PENGINGKARAN KAUM MUSYRIKIN TERHADAP HARI BERBANGKIT
  27. Sekali-kali tidaklah keadaan seperti yang kamu katakan! Tetapi sebenarnya kamu mencintai kehidupan dunia,
  28. dan meninggalkan kehidupan akhirat,
  29. di mana wajah-wajah orang yang beriman pada hari itu berseri-seri.
  30. melepas pandang kepada Tuhannya.
  31. Sebaliknya wajah-wajah orang yang ingkar pada hari itu jadi muram.
  32. Dia yakin akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang dahsyat.
  33. PERISTIWA SENGSARA KEMATIAN
  34. Awaslah, manakala pencabutan jiwa telah sampai di kerongkongan.
  35. Dan berkatalah keluarganya: "Siapakah yang dapat menolongnya dari sengsara kematian ini?" Dengan lain perkataan: Adakah dokter yang sanggup menyembuhkannya dari penyakitnya ini?.
  36. Lalu diapun yakinlah bahwa peristiwa itu adalah saat perpisahan dengan dunia.
  37. Lalu, bertautlah betis kanan dan betis kiri Jika penderitaan atau ketakutan sudah sampai di puncaknya, kebiasaan orang Arab mengatakan: "Telah bertaut kedua betisnya". Terhadap peristiwa yang sama, di Indonesia orang mengatakan kurang lebih: "Telah kuncup kedua telinganya"..
  38. Kamu digiring pada hari itu kepada Tuhanmu.
  39. Karena ia tidak mau membenarkan seruan Tuhan dan tidak mau mengerjakan shalat.
  40. Tetapi ia mendustakanNya dan berpaling daripadaNya.
  41. Kemudian ia pergi kepada keluarganya berlagak penuh dengan kesombongan.
  42. Celakalah untukmu dan celakalah!
  43. Lagi-lagi celakalah untukmu, dan celakalah!
  44. DUA KETERANGAN POKOK ATAS KEBANGKITAN
    Pertama.

  45. Apakah manusia itu mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja(1), tanpa pertanggungan jawab?
    1. Maksudnya, kalau di dunia tidak usah mengerjakan perintah Tuhan dan menghentikan larangannya, sementara di akhirat tidak akan menghadapi hari berhisab.
  46. Kedua.
  47. Bukankah keberadaannya dahulu hanya setetes mani yang dipancarkan ke dalam rahim?
  48. Kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Tuhan menciptakan dan menyempurnakan kejadiannya.
  49. Selanjutnya Tuhan menjadikan pasangan-pasangan dari manusia itu, lelaki dan perempuan.
  50. Apakah Tuhan yang telah kuasa berbuat demikian, tidak berkuasa untuk menghidupkan kembali orang yang sudah mati?




 


ShoutMix chat widget