Al-Qur'an Surat ke-:

1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56 
57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111  112  113  114 

Jika ada kritik dan saran yang ingin disampaikan, mohon kirim e-mail ke:

Surat Al-Qalam (pena)


Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52 
    Surat yang ke-: 68
    Banyak ayatnya: 52
    Semuanya turun di Mekah (Makkiyah) kecuali ayat 17 - 33 dan 48 - 50 di Madinah (Madaniyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    BANTAHAN TUHAN TERHADAP TUDUHAN ORANG KAFIR MENGENAI NABI MUHAMMAD saw.
  1. Nun Hanya Tuhan yang mengetahui maksudnya., demi pena dan apa yang mereka tuliskan,
  2. Engkau hai Muhammad, bukan orang gila! Berkat karunia Tuhanmu dengan kerasulan.
  3. Dan sesungguhnya untukmu pahala yang tidak berkeputusan.
  4. Dan engkau, benar-benar mempunyai budi pekerti pilihan.
  5. Kelak engkau akan melihat, dan orang-orang yang mendustaimupun akan menyaksikan,
  6. Siapa yang gila di antara kalian.
  7. Sesungguhnya Tuhanmu lebih mengetahui orang-orang yang sesat dari jalanNya, dan lebih mengetahui pula orang-orang yang diberi pimpinan.
  8. Sebab itu janganlah engkau taati orang-orang yang mendustakan kebenaran,
  9. Karena mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak kepadanya, agar mereka terhadapmu bersantunan.
  10. SEMBILAN CIRI KHAS ORANG-ORANG YANG MENDUSTAKAN KEBENARAN.
  11. Janganlah kamu taati orang-orang yang kesatu,sering bersumpah, kedua gemar menghina,
  12. ketiga, suka mencela, keempat, kian kemari menyebar fitnah,
  13. kelima, penghalang kebaikan, keenam, pelanggar perintah Tuhan, ketujuh, banyak dosa,
  14. kedelapan, bertabiat kasar, dan kesembilan, di atas semuanya itu: si "runcing tanduk" penjahat kawakan.
  15. Karena dia banyak harta dan anak-anak.
  16. Bila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "Itu adalah dongengan orang-orang purbakala".
  17. Kelak akan Kami beri tanda di belalainya(1)-nya.
    1. Maksudnya, di hidung. Dipergunakan kata "belalai" di sini, adalah penghinaan kepadanya, karena yang berbelalai hanyalah binatang gajah. Pada hari kiamat mereka akan diberi tanda pengenal yang terletak di hidung, supaya mudah dikenal orang banyak, bahwa mereka adalah penjahat-penjahat.
  18. Sesungguhnya Kami telah menguji kaum musyrikin Mekah itu sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka benar-benar memetik hasilnya besok pagi.
  19. Tetapi mereka tidak menghasilkan sebahagian hasilnya untuk fakir miskin.
  20. Lalu kebun itu dihanguskan oleh bencana petir yang datang dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur.
  21. Maka jadilah kebun itu hitam membara bagai kepekatan malam.
  22. Pagi harinya mereka berpanggil-panggilan.
  23. "Pagi ini pergilah kalian ke kebun kalian masing-masing jika kalian hendak memetik buahnya!".
  24. Merekapun pergilah sambil berbisik-bisik sesamanya.
  25. "Hari ini, sekali-kali jangan dibiarkan orang-orang miskin masuk ke dalam kebunmu!".
  26. Pagi itu berangkatlah mereka dengan niat melarang orang-orang miskin, padahal mereka dapat menolongnya.
  27. Manakala mereka melihat kebun itu, mereka tercengang lalu bertanya: "Inikah kebun kita, atau kitakah yang sesat jalan kemari?".
  28. Setelah mereka melihat keadaan sebenarnya, mereka berkata: "Tidak sesat! Memang kita tidak mendapat apa-apa. Yang demikian itu karena buruk niat kita juga".
  29. Seorang cendekiawan di antara mereka berkata: "Bukankah aku telah memperingatkan kalian agar kalian bertasbih kepada Tuhan, mengapa tidak kalian lakukan?".
  30. Setelah mereka menyadari kesalahannya, lalu mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, kami sungguh-sungguh orang-orang yang zalim!".
  31. Lalu sebagian mereka menyesalkan yang lain sambil caci-mencaci.
  32. Mereka mengeluh: "Duhai untung malang kita! Benar-benar kita ini orang-orang yang durhaka".
  33. "Semoga Tuhan mengganti kerugian kita dengan kebun yang lebih baik dari itu. Kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita".
  34. Itulah siksaan di dunia, sementara siksaan di akhirat lebih dahsyat lagi dari itu. Itupun jika mereka mengetahui.
  35. PEMBALASAN YANG DITERIMA OLEH ORANG-ORANG YANG TAAT TIDAK SAMA DENGAN ORANG-ORANG YANG DURHAKA
  36. Sesungguhnya untuk orang-orang yang takwa tersedia surga yang penuh nikmat dari Tuhannya.
  37. Apakah patut pembalasan yang Kami berikan kepada orang-orang yang muslim, sama dengan orang-orang yang berdosa?
  38. Mengapa kamu sebodoh itu? Mengapa begitu caramu mengambil keputusan?
  39. Atau adakah kamu mempunyai kitab yang turun dari Tuhan, kitab mana pernah kamu pelajari,
  40. Yang memuat dasar-dasar hukum untuk membolehkanmu menetapkan putusan menurut kemauanmu sendiri?
  41. Atau apakah kamu mempunyai janji di bawah sumpah atas nama Kami, yang berlaku sampai hari kiamat, bahwa kamu berhak menetapkan putusan sekehendak hatimu?
  42. Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah yang menjadi penanggung-jawab terhadap keputusan yang telah ditetapkan itu?
  43. Atau apakah mereka mempunyai teman serikat? Kalau ada, cobalah mereka datangkan "teman serikat"nya itu, jika mereka memang orang-orang yang benar.
  44. Pada hari di mana betis sedang disingkapkan(1), lalu mereka dipanggil untuk bersujud, tetapi mereka tidak sanggup.
    1. Maksudnya, menyingkapkan pakaian sampai terbuka betis, dalam posisi hendak melarikan diri dari huru-hara. Dalam ayat ini, huru-hara yang dimaksud, ialah huru-hara hari kiamat.
  45. Pandangannya tertekur ke bawah, bergelimang kehinaan. Sesungguhnya dahulu mereka pernah diminta untuk bersujud, di saat mereka sedang selamat tidak kurang suatu apa Sedangkan di waktu mereka mempunyai kesempatan banyak untuk bersujud, mereka tidak mau melakukannya. Konon pula kalau diminta bersujud pada saat bencana besar kiamat telah diambang pintu..
  46. Sebab itu serahkanlah kepadaKu urusan orang yang mendustakan Al-Qur'an ini. Kami akan membinasakannya dengan berangsur-angsur secara tidak mereka ketahui.
  47. Sementara itu, Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencanaKu sempurna tegas.
  48. DUA SEBAB YANG DIDUGA KAUM MUSYRIKIN ENGGAN MENERIMA SERUAN NABI MUHAMMAD saw.
    Pertama.

  49. Apakah kamu meminta pembayaran upah kepada mereka tentang seruanmu, hingga mereka dibebani hutang yang berat untuk dibayar?
  50. Kedua
  51. Atau di sisi merekakah terletaknya Lauhul Mahfuzh yang gaib, lalu mereka tuliskan di dalamnya apa yang mereka tetapkan?
  52. Karena itu bersabarlah engkau hai Muhammad, terhadap ketetapan Tuhanmu. Dan janganlah kamu bersikap seperti Yunus dalam perut ikan"(1) ketika ia mendo'a kepada Tuhan dalam keadaan jengkel kepada kaumnya.
    1. Maksudnya, lekas jengkel. Lihat 21:87,88 dan 37:139-148.
  53. Kalau dia tidak segera mendapat ampunan dari Tuhannya, tentu dia didamparkan ke tanah yang tandus dalam keadaan tercela.
  54. Tetapi Tuhannya memilihnya untuk kemudian menjadikannya orang yang salih.
  55. Hampir saja orang yang kafir itu mencelakakanmu dengan "pandangan berbisa"(1)nya tatkala mereka mendengarkan Al-Qur'an. Dan mereka berkata "Muhammad itu benar-benar orang gila".
    1. Maksudnya, pandangan hipnotisme.
  56. Dan Al-Qur'an itu tidak lain, hanyalah peringatan bagi umat semesta.




 


ShoutMix chat widget