Al-Qur'an Surat ke-:

1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56 
57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111  112  113  114 


 Free website hosting

Surat Ali-Imran (keluarga Imran)


Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56  57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111  112  113  114  115  116  117  118  119  120  121  122  123  124  125  126  127  128  129  130  131  132  133  134  135  136  137  138  139  140  141  142  143  144  145  146  147  148  149  150  151  152  153  154  155  156  157  158  159  160  161  162  163  164  165  166  167  168  169  170  171  172  173  174  175  176  177  178  179  180  181  182  183  184  185  186  187  188  189  190  191  192  193  194  195  196  198  198  199  200 
Surat yang ke-: 3
Banyak ayatnya: 200
Semuanya turun di Madinah (Madaniyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
    KEKUASAAN TUHAN
  1. Alif Laam Miim
  2. Allah tidak ada Tuhan hanya Dia. Yang Maha Hidup dan Maha Penata.
  3. Dia menurunkan Kitab Qur'an kepadamu dengan sebenarnya membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya. Dia pula yang menurunkan kitab Taurat dan Injil.
  4. sebelumnya, sebagai petunjuk untuk semua manusia, dan Dia pulalah yang menurunkan Al Furqan Maksudnya akal; yang dapat membedakan yang benar dari yang salah.. Sesungguhnya orang-orang yang tidak percaya kepada ayat-ayat Allah, mereka akan mendapat siksa yang berat. Tuhan Maha perkasa dan menguasai pembalasan siksa.
  5. Sesungguhnya bagi Allah tidak ada satupun yang tersembunyi, baik di bumi maupun di langit.
  6. Dialah yang menentukan bentukmu di dalam rahim yang sesuai dengan kehendak-Nya. Tidak ada Tuhan melainkan Dia, Yang Maha Perkasa dan Maha Bijaksana.
  7. Dialah yang menurunkan kitab Al-Qur'an kepadamu Muhammad. Di antaranya ada ayat-ayat yang tandas tegas Tidak memerlukan takwil., itulah pokok isi Al-Qur'an. Yang lainnya adalah ayat-ayat samar kurang tegas Samar-samar, tidak tegas kadang-kadang tidak dapat dicapai oleh pemikiran, misalnya ayat-ayat yang berhubungan dengan hal-hal yang gaib, hari kiamat "Arsy dsb. Ayat-ayat ini dapat ditakwil.. Adapun orang-orang yang di dalam hatinya ada maksud-maksud yang tidak jujur, selalu mengikuti ayat-ayat samar untuk mengadakan kehebohan dengan memberikan tafsiran-tafsiran yang diselewengkan. Padahal tidak ada yang dapat memberikan tafsirannya, hanya Allah saja. Dan orang-orang yang mendalam ilmunya mengatakan dengan terus terang: "Kami percaya kepada kitab, semuanya datang dari Tuhan kami". Hanya orang-orang yang berpikir saja yang dapat mengerti.
  8. Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau sesatkan hati kami, setelah kami Engkau beri petunjuk. Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.
  9. Wahai Tuhan kami! Sesungguhnya Engkau yang akan mengumpulkan semua manusia di hari kiamat yang pasti datangnya. Sesungguhnya Allah tidak akan menyalahi janji-Nya.
  10. ANCAMAN TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR
  11. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu, harta benda dan anak-anaknya tidak akan menolongnya sedikitpun dari siksaan Allah. Mereka itulah nanti yang akan menjadi bahan bakar api neraka.
  12. Menurut kebiasaan kaum Fir'aun dan orang-orang purbakala, mereka mendustakan ayat-ayat Kami. Lalu Allah menindaknya disebabkan dosa-dosanya. Allah amat keras hukuman-Nya.
  13. Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: Kamu semua pasti kalah dan nanti kamu akan digiring ke neraka jahanam, suatu tempat yang seburuk-buruknya.
  14. Sesungguhnya telah ada suatu bukti yang nyata bagimu, peristiwa pertempuran yang telah berkecamuk antara dua golongan. Satu pihak bertempur di jalan Allah, sedang pihak yang lain ialah golongan kafir. Mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri seolah-olah pasukan Islam itu dua kali sebanyak mereka. Demikianlah Allah memperkuat kedudukan pasukan yang dikehendaki-Nya dengan bantuan-Nya. Hal ini dapat dijadikan pelajaran bagi mereka yang mempunyai pandangan tajam.
  15. NALURI MENIKMATI KESENANGAN HIDUP
  16. Tuhan menjadikan manusia itu berkeinginan: cinta syahwat terhadap wanita, anak pinak, kekayaan yang melimpah ruah dari emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Semuanya, adalah sekelumit kesenangan hidup di dunia; namun di sisi Allah ada tempat pulang yang sangat indah.
  17. KEHIDUPAN YANG HAKIKI
  18. Katakanlah: Apakah akan aku terangkan kepadamu sesuatu yang lebih baik dari itu semua? Untuk orang-orang yang bertakwa, oleh Allah disediakan syurga, untuk kesenangan jasmaniah yang di dalamnya banyak mengalir sungai-sungai. Di sana mereka akan tinggal selama-lamanya, dengan isteri-isteri yang suci murni, di samping keridhaan Allah untuk kebahagiaan rohaniah. Dan Allah Maha memperhatikan hamba-hamba-Nya.
  19. SIFAT ORANG-ORANG YANG BERTAKWA
  20. Yaitu mereka yang suka berdoa: Wahai Tuhan kami! Kami telah beriman, ampunilah segala dosa kami, peliharalah diri kami dari siksa api neraka.
  21. BEBERAPA IDENTITAS ORANG YANG TAKWA
  22. Yaitu orang-orang yang sabar, orang-orang yang selalu jujur, orang-orang yang patuh dan taat, orang-orang yang suka menafkahkan harta di jalan Allah dan yang suka mohon ampun di larut malam.
  23. Allah telah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan hanya Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan demikian: tidak ada Tuhan selain Dia, Yang Maha Perkasa dan Bijaksana.
  24. ISLAM SATU-SATUNYA AGAMA ALLAH
  25. Sesungguhnya agama yang diridhai pada sisi Allah ialah Islam. Tidak ada pertikaian di antara ahli kitab mengenai hal itu, melainkan sesudah mereka mempunyai pengetahuan agama semata-mata karena kedengkiannya yang ada di antara mereka. Barangsiapa yang kafir kepada ayat-ayat Allah, hendaklah diinsyafinya bahwa Allah itu Maha cepat perhitungannya.
  26. SIKAP TEGAS TERHADAP AHLI KITAB
  27. Jika mereka terus-menerus mendebatmu, katakanlah: Seluruh hidupku sudah aku baktikan kepada Allah, begitu pula para pengikutku. Dan katakan pula kepada Ahli Kitab dan orang ummi Ummi = orang buta agama. bangsa Arab, "Maukah kamu masuk Islam?" Jika mereka menyatakan kesediaannya, berarti mereka menerima petunjuk Allah. Tetapi jika mereka tidak mau, tugasmu hanya sekedar menyampaikan ayat-ayat Allah, dan Allah amat memperhatikan hamba-hamba-Nya.
  28. PEMBALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG MEMBUNUH NABI
  29. Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi tanpa alasan yang benar(1) dan membunuh para hakim penegak keadilan, beritahukanlah kepada mereka tentang siksaan Tuhan yang amat pedih. 1. Yaitu bangsa Yahudi, mereka dan nenek moyang mereka yang sangat sadis itu dianggap satu kesatuan.
  30. Mereka itulah orang-orang yang hapus semua pahala amalnya, tidak mendapat balasan di dunia maupun di akhirat dan tidak akan ada yang menolongnya.
  31. KAUM YAHUDI TIDAK MAU MENERIMA DAKWAH ISLAM
  32. Tidakkah engkau tahu tentang sikap orang-orang yang diberi bagian dari kitab? Mereka diajak membuka kitab Allah untuk memecahkan persoalan antara mereka, lalu sebagian mereka tidak mempedulikan.
  33. Hal itu karena perkataan yang sudah menjadi cetusan itikadnya: Kami tidak akan disentuh oleh api neraka, melainkan hanya dalam beberapa hari saja yang dapat dihitung. Rupanya mereka telah terperdaya oleh apa yang mereka ada-adakan dalam agamanya.
  34. Tetapi bagaimanakah nanti, bilamana mereka sudah Kami kumpulkan pada hari kiamat yang sudah pasti datangnya. Dan semua orang sudah menerima balasan pahala amalnya dengan sepenuhnya, tanpa ada yang dirugikan?
  35. KEMAHA-JAYAAN ALLAH
  36. Katakanlah: Wahai Tuhan yang mempunyai semua kekuasaan Engkaulah yang menganugerahkan kekuasaan-kekuasaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkaulah yang mencabut kekuasaan dari orang-orang yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang menghinakan orang yang Engkau kehendaki. Di dalam tanganmulah terletak segala yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala-galanya.
  37. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau yang memberi rizki kepada orang yang Engkau kehendaki tanpa batas.
  38. TIDAK BOLEH BERPIHAK KEPADA GOLONGAN KAFIR
  39. Orang-orang yang beriman tidak boleh memilih orang-orang kafir menjadi kawan atau pelindung Lihat 60:8+9. dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Siapa yang melakukan itu, putuslah hubungannya dengan Allah, kecuali karena siasat memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dalam hal ini Allah sendiri memperingatkan kamu. Dan kepada Allah-lah tempat kembali.
  40. Katakanlah: Meskipun kamu sembunyikan apa yang ada dalam hatimu, atau kamu lahirkan, pasti diketahui juga oleh Allah. Dia mengetahui apa yang ada di langit maupun di bumi. Allah Maha Kuasa atas segala-galanya.
  41. Ingatlah nanti pada suatu hari, di mana setiap orang akan mendapat balasannya di hadapannya masing-masing dari hasil kerjanya yang baik maupun yang buruk. Dia ingin supaya antaranya dengan hari itu dibatasi jarak yang jauh. Allah sendiri memperingatkan kamu. Dan Allah amat penyantun terhadap hamba-hambanya-Nya.
  42. CINTA KEPADA ALLAH DAN RASUL
  43. Katakanlah: Jika kamu benar-benar cinta kepada Allah, turutlah aku Muhammad, pasti Allah mencintaimu pula dan sekaligus mengampuni dosa-dosamu. Dan Allah Maha Pengampun dan Penyayang.
  44. Katakanlah: Taatilah Allah dan Rasul. Jika mereka tidak mau mengindahkan ajaranmu ini, maka Allah tidak cinta kepada orang-orang kafir.
  45. PILIHAN ALLAH TERHADAP WARGA IMRAN
  46. Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi seluruh umat manusia.
  47. Kedua keluarga ini, sebagiannya masih satu keturunan dengan yang lain. Allah Maha Mendengar dan Mengetahui.
  48. Ingat pulalah ketika Hanah isteri Imran mengucapkan doanya: "Wahai Tuhanku! Aku bernazar bahwa anakku yang masih dalam kandungan ini, akan aku serahkan untuk-Mu, guna membaktikan seluruh hidupnya dalam berkhidmat dan beribadah kepada-Mu semata-mata. Terimalah persembahanku ini! Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Mengetahui".
  49. Setelah anaknya itu lahir, berkatalah Hanah: "Wahai Tuhanku! Kiranya anak yang kulahirkan ini wanita". Dan Allah mengetahui tentang peranan anak yang dilahirkannya itu, pria tidak sama dengan wanita Kalimat ini dapat dibaca sebagai berikut: "Allah lebih mengetahui bahwa anak yang dilahirkan ini peranannya akan lebih hebat dari anak laki-laki, sekalipun ia wanita".. Dia telah kuberi nama Maryam. Dan aku mohon perlindunganmu agar dia dan keturunannya terpelihara dengan inayah-Mu dari setan yang terkutuk".
  50. Lalu Tuhan menerimanya dengan baik, dikembangkan-Nya pertumbuhan badannya dengan subur. Lalu diserahkan kepada Zakaria untuk diasuhnya. Setiap kali Zakaria masuk ke dalam mihrabnya(1), dilihatnya ada makanan di dekatnya. Zakaria bertanya: "Hai Maryam! Dari mana engkau mendapatkan makanan ini?". Maryam menjawab: "Itu dari Allah". Allah memberi rezeki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya tanpa batas. 1. Yaitu ruang atas tempat samadi dari bagian muka tempat peribadatan.
  51. DO'A ZAKARIA KARENA TERTARIK OLEH KESALIHAN MARYAM
  52. Di sinilah Zakaria berdo'a kepada Tuhannya, katanya: "Wahai Tuhanku! Aku mohon karunia-Mu, berilah aku seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha mendengar do'a.
  53. Kemudian malaikat memanggil Zakaria, ketika ia sedang berdiri bersembahyang di mihrab itu. Katanya: "Sungguh Allah menyampaikan berita gembira kepadamu dengan akan dikarunia-Nya kamu dengan seorang anak bernama Yahya, yang akan mengakui Kerasulan Isa yang dilahirkan dengan Kalimat-Cipta daripada Allah(1) dan kelak akan menjadi pemimpin, orang suci(2), dan akan menjadi Nabi dari golongan orang-orang yang salih. 1. Maksudnya: Nabi Isa yang dilahirkan dengan firman-Nya: "Kun! Jadilah!" tanpa bapak.
    2. Orang suci ialah orang yang dapat menahan hawa nafsu yang menjurus kepada kejahatan.
  54. Kata Zakaria: "Wahai Tuhanku! Bagaimana aku dapat memperoleh anak. Sedang aku sudah tua begini, lagi pula isteriku mandul?" Firman-Nya: "Begitulah Allah berbuat menurut kehendak-Nya.
  55. Kata Zakaria: "Wahai Tuhanku! Aku mohon diberi tandanya!" Allah berfirman: "Tandanya ialah engkau tidak akan dapat bercakap-cakap dengan manusia lain selama tiga hari, kecuali dengan isyarat. Karena itu hendaklah engkau banyak-banyak memuja Tuhanmu dan bertasbihlah pagi dan petang!".
  56. PILIHAN ALLAH TERHADAP MARYAM
  57. Dan ingatlah ketika malaikat berkata kepada Maryam: "Sesungguhnya Allah telah memilihmu, mensucikan dan melebihkanmu atas wanita-wanita lainnya di dunia.
  58. Hai Maryam! Patuhlah kepada Tuhanmu, sujud dan ruku'lah bersama orang-orang yang ruku'! Maksudnya tekun dalam ibadah. Sebab dalam sembahyangnya kaum Yahudi tidak ada ruku' dan sujud.
  59. Demikianlah berita gaib yang telah Kami wahyukan kepadamu. Padahal ketika mereka mengundi anak-anak panahnya untuk menentukan siapa gerangan yang berhak mengasuh Maryam, kamu tidak ada di tengah-tengah mereka dan tidak pula sewaktu mereka berebut-rebutan.
  60. KISAH ISA ALMASIH
  61. Dan ingat pulalah ketika malaikat berkata: "Hai Maryam! Sesungguhnya Tuhan menyampaikan berita gembira dengan sebuah Kata Cipta daripada-Nya Kalimat-Cipta "Kun", sehingga terciptalah manusia Al-Masih tanpa bapak., namanya Al-Masih Isa bin Maryam Al-Masih asal dari bahasa Ibrani, yaitu "Masyiho" gelar raja-raja yang diurapi., orang terhormat di dunia dan akhirat, termasuk orang-orang yang dekat kepada Allah.
  62. Dia dapat berbicara dengan orang lain selagi masih dalam buaian dan ketika sudah dewasa, dan dia termasuk orang baik-baik.
  63. Kata Maryam: "Wahai Tuhanku! Bagaimana aku dapat memperoleh anak, padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun?". Allah berfirman dengan perantaraan Malaikat Jibril: "Begitulah. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki. Bila dia menghendaki sesuatu, hanya tinggal mengucapkan saja "Kun" lalu jadilah ia.
  64. Dan Tuhan akan mengajarkan kepadanya menulis dan membaca Kitab-kitab pedoman hidup, ilmu kebijaksanaan, Taurat dan Injil.
  65. Dan akan dijadikan-Nya sebagai Rasul untuk Bani Israil. Katanya: "Aku ini datang kepadamu membawa tanda mukjizat dari Tuhanmu yaitu aku dapat membuat dari tanah liat ini rangka burung untuk kalian, kemudian aku tiup lalu menjadi seekor burung dengan izin Allah. Lagi pula aku dapat memberitahukan kepada kalian apa yang kalian makan dan apa yang kalian simpan di rumah kalian masing-masing. Semua itu adalah menjadi tanda buat kalian, kalau kalian benar-benar beriman.
  66. Dan aku datang membenarkan kitab Taurat yang datang lebih dahulu, dan untuk menghalalkan bagi kalian sebagian dari apa yang dahulu sudah pernah diharamkan kepada kalian, dan aku datang dengan membawa mukjizat dari Tuhan kalian. Karena itu bertakwalah kalian kepada Tuhan dan taatlah kepadaku!
  67. Sesungguhnya Allah itu Tuhanku dan Tuhan kalian juga; sembahlah Dia! Inilah jalan yang lurus".
  68. ISA TIDAK DISALIB
  69. Setelah terasa oleh Isa keingkaran kaumnya, berkata ia: "Siapakah yang bersedia untuk menjadi pembela-pembelaku untuk menegakkan agama Allah?" Sahabat-sahabatnya yang dinamakan kaum Hawari Kaum Hawari: Murid-murid pilihannya sebagai tangan-kanan Isa, yang mendampinginya siang dan malam. menjawab: "Kamilah pembela-pembela Allah, kami telah beriman kepada Allah. Saksikanlah bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri".
  70. Wahai Tuhan kami! Kami telah beriman kepada Injil yang telah Engkau turunkan dan kami telah mengikuti Rasul Isa. Karena itu masukkanlah kami bersama orang-orang yang mengakui kerasulannya.
  71. Lalu mereka kaum Yahudi mengadakan tipu muslihat. Allahpun membalas tipu muslihat mereka. Dan Allah yang paling ampuh tipu muslihat-Nya.
  72. Ingatlah ketika Allah berfirman: "Hai Isa! Aku akan mewafatkanmu dan mengangkat derajatmu di sisi-Ku Maksudnya ke tempat yang mulia di sisi Tuhan., serta membersihkanmu dari tuduhan orang-orang yang kafir. Dan pengikut-pengikutmu akan Aku jadikan lebih mulia dari pada orang-orang kafir sampai pada hari kiamat. Kemudian kepada-Ku-lah tempat kembalimu. Nanti akan aku beri keputusan kepadamu tentang persoalan yang kamu perselisihkan itu".
  73. Adapun orang-orang yang kafir itu, nanti akan Ku-siksa dengan siksaan yang berat di dunia dan di akhirat. Dan tidak ada orang yang dapat menolongnya.
  74. Tetapi orang-orang yang beriman dan yang berbuat kebajikan, mereka akan mendapat ganjaran sepenuhnya. Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.
  75. Demikianlah bukti-bukti kerasulan Isa yang Kami bacakan kepadamu dalam Al-Qur'an yang penuh hikmat.
  76. MENGAPA HEBOH TENTANG KEJADIAN ISA, PADAHAL KEJADIAN ADAM LEBIH MENAKJUBKAN DARI KEJADIAN ISA?
  77. Sebetulnya perumpamaan penciptaan Isa menurut pandangan Allah tidak ubahnya seperti penciptaan Adam yang diciptakan dari unsur tanah, lalu diucapkan-Nya: "Kun!" maka Adampun menjelmalah.
  78. Inilah suatu kenyataan yang sebenarnya dari Tuhanmu. Sebab itu jangan kamu ragu-ragu.
  79. AYATUL MUBAHALAH (PERSUMPAHAN)
  80. Jika masih ada yang membantahmu tentang persoalan Isa setelah kamu mendapat ilmu sejarah yang meyakinkan ini, katakanlah! "Marilah kita berhadapan muka, kami panggil semua anak-anak kami berhadapan dengan anak-anakmu, semua isteri-isteri kami berhadapan dengan isteri-isteri kamu, kami pribadi berhadapan dengan kamu pribadi, kemudian kita semua berdoa dengan sungguh-sungguh memohon kepada Tuhan supaya laknat Allah ditimpakan kepada orang-orang yang berdusta.
  81. Inilah cerita sebenarnya mengenai persoalan Al-Masih. Memang sebenarnyalah, tidak ada Tuhan hanya Allah saja, dan bahwa Allah itulah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana.
  82. Jika mereka tidak mau menerima kebenaran ini, maka Allah mengetahui siapa yang sebenarnya membuat kehebohan itu.
  83. DA'WAH KEPADA AHLI KITAB KHUSUSNYA KEPADA KAUM NASRANI
  84. Katakanlah: Hai para Ahli Kitab! Marilah kita kembali pada satu kalimah pokok yang sama tengah antara kami dan kamu, yaitu tidak kita sembah selain dari pada Allah, Tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun, dan tidak menuhankan yang lain sebagai Tuhan selain Allah. Jika mereka menolak, katakanlah olehmu hai kaum muslimin kepada mereka: "Akuilah bahwa kami ini semua adalah umat Islam".
  85. Hai para Ahli Kitab! Mengapa kamu berbantah-bantahan tentang Ibrahim, padahal Taurat dan Injil itu diturunkannya sesudah zaman Ibrahim? Apakah kamu tidak mengerti?
  86. Kamu ini ada-ada saja! Sedangkan dalam memperdebatkan soal Isa saja di mana kamu sudah ada ilmu tentang itu, kamu belum dapat memecahkannya, konon pula akan berdebat tentang Ibrahim, soal yang sama sekali kamu belum ketahui! Allah-lah yang tahu persoalannya, sedang kamu tidak mengetahui.
  87. Ibrahim bukanlah seorang Yahudi, bukan pula seorang Nasrani. Akan tetapi dia adalah pelopor ber-Tuhan SATU, seorang Muslim dan bukan terbilang dari golongan orang-orang musyrik.
  88. Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim yaitu: orang-orang yang mengikuti jejak langkah-nya dan juga Nabi Muhammad beserta orang-orang yang beriman. Dan Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman.
  89. SIKAP AHLI KITAB TERHADAP UMAT ISLAM
  90. Segolongan dari Ahli Kitab itu ingin menyesatkanmu. Sebenarnya mereka itu menyesatkan dirinya sendiri, hanya mereka tidak merasa.
  91. Hai Ahli Kitab! Mengapa kamu tidak percaya kepada tanda-tanda dari Allah , sedang kamu sudah mengakuinya?
    1. Maksudnya adanya berita dalam Taurat dan Injil tentang akan datangnya seorang Nabi.
  92. Hai para Ahli Kitab! Mengapa kamu campur adukkan yang hak dengan yang batil dan kamu sembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahuinya? Ayat ini sebagai jawaban atas sikap orang Yahudi dan Nasrani yang melakukan akal busuk untuk membawa rendong orang-orang mukmin kembali menjadi kafir, sebagaimana yang tersebut pada ayat 72 berikutnya.
  93. Bahkan ada segolongan dari Ahli Kitab yang mengatakan kepada kaumnya. "Berpura-pura imanlah kalian kepada apa yang diturunkan kepada orang-orang mukmin pada permulaan siang, lalu kafirlah kembali di akhirnya, semoga mereka berbalik rendong menjadi kafir".
  94. "Lagi pula", demikian kata Ahli Kitab itu selanjutnya. "Janganlah kalian mempercayai siapapun, kecuali orang-orang yang tergolong mengikuti agamamu saja", (Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk yang wajib diikuti hanyalah petunjuk Allah!") Kalimat yang terletak antara dua tanda kurung, adalah jumlah muktaridlah (Menyela). Bila hendak memahami ayat ini, loncati saja kalimat itu seolah-olah tempatnya bukan di sana. Atau pindahkan ke akhir ayat misalnya.. "Jangan pula kalian percayai bahwa kenabian itu diberikan kepada seseorang sebagaimana yang telah diberikan kepada kalian bangsa Israil Maksudnya jangan percaya bahwa kenabian itu diberikan kepada bangsa lain yang bukan bangsa Israil.. Bila kalian percayai, mereka akan mengalahkan dalil kalian di hadapan Tuhan kalian di hari kiamat". Katakanlah: "Bahwa karunia pengutusan rasul itu, adalah wewenang Allah, yang akan dikaruniakan-Nya kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Lagi pula Allah itu Maha Luas pemberian-Nya, dan Maha Mengetahui".
  95. Rahmatnya itu dia tentukan kepada orang yang dikehendaki-Nya. Allah mempunyai karunia yang besar.
  96. SIFAT-SIFAT BURUK ORANG YAHUDI
  97. Memang ada di antara orang-orang Ahli Kitab yang jika kamu titipkan kepadanya sejumlah besar uang dikembalikannya kepadamu. Tetapi ada pula yang jika dititipi satu dinar pun tidak mau mengembalikan, kecuali jika kamu terus-menerus menagihnya. Ini oleh karena itikad jahatnya, yang berpendapat: "Tak ada kewajiban atas kami terhadap bangsa Arab buta agama. Begitulah mereka sengaja membuat kebohongan terhadap Allah sedang mereka itu mengetahui" Tersebut dalam ajaran Talmud: Allah tidak akan mengampuni dosa seorang Yahudi yang mengembalikan kepada orang lain bukan Yahudi hartanya yang sudah hilang (halaman 81)..
  98. Itu tidak benar! Yang benar ialah: Barangsiapa yang memenuhi janjinya Janji terhadap: Allah, diri sendiri, sesama manusia. dan memelihara dirinya dari kejahatan, maka Allah sangat mencintai orang-orang yang bertakwa itu.
  99. Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji Allah dan sumpah mereka dengan harga yang murah, mereka itu tidak akan mendapat bagian apa-apa di akhirat. Tidak akan diajak bicara dan tidak dilihat oleh Allah di hari kiamat, dan tidak pula akan dibersihkan dari dosanya. Mereka akan mendapatkan siksa yang amat pedih.
  100. Ada pula sebagian lagi dari kalangan ulama mereka yang memutar lidah memutar balikkan isi Al-Kitab dengan maksud supaya kamu menyangka bahwa yang dibacanya itu betul dari Al-Kitab Lihat 4:46; 5:13;. Padahal bukan dari Allah. Begitu berani mereka membuat kebohongan terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.
  101. PARA NABI BUKAN MANUSIA SEMBAHAN
  102. Seorang manusia yang diberi kitab oleh Allah dengan pengertian yang mendalam dan kedudukan kenabian, tidak boleh mengatakan kepada orang banyak: Kamu semua harus mengabdi menjadi hamba-hambaku, bukan hamba-hamba dari Allah. Tetapi seyogianya dia berkata: "Hendaklah kamu semua menjadi manusia-manusia yang berke-Tuhanan Yang Maha Esa, dengan jalan kamu ajarkan dan kamu pelajari kitab itu".
  103. Dan tidak layak pula baginya menyuruhmu mempertuhankan Malaikat dan para Nabi. Apakah patut ia menyuruh kamu menjadi kafir, setelah kamu menganut agama Islam?
  104. JANJI PARA NABI DAHULU YANG DIIKRARKAN OLEH MASING-MASING DENGAN PERNYATAAN HARUS MEMPERKUAT KENABIAN NABI YANG AKAN DATANG KEMUDIAN
  105. Dan ingatlah, ketika Allah mengambil perjanjian dari para Nabi: "Sekalipun kamu sudah Aku beri kitab dan pengertian yang mendalam, tetapi nanti bila datang seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, hendaklah kamu percaya kepadanya dan menolongnya". Firman-Nya seterusnya: "Dan maukah kamu mengucapkan ikrar melaksanakan perjanjian-Ku itu?". Mereka menjawab: "Mau, kami menyatakan ikrar". Firman-Nya: "Nah, hendaklah kamu menjadi saksi! Akupun menjadi saksi pula bersama-sama kamu".
  106. Dengan keterangan ini, siapa yang masih juga tidak mau menerima, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.
  107. KESATUAN AGAMA ALLAH SEJAK IBRAHIM SAMPAI MUHAMMAD S.A.W.
  108. Apakah mereka akan mencari agama yang lain dari agama Allah? Padahal seluruh makhluk yang ada di langit dan di bumi semuanya mengatakan patuh kepada-Nya, suka atau tidak suka. Dan kepada-Nyalah mereka dikembalikan.
  109. Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah, dan apa yang diwahyukan kepada kami. Dan kepada apa yang telah diwahyukan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub dan keturunannya. Begitu pula apa yang telah diberikan kepada Musa, Isa dan para Nabi lainnya, dari Tuhannya. Kami tidak memperbedakan seorangpun di antara mereka, dan kami menyatakan patuh dan taat kepadanya.
  110. Maka barangsiapa yang mencari agama selain agama Islam, tidak akan diterima. Dan kelak di akhirat dia pasti menjadi orang-orang yang merugi.
  111. RISIKO ORANG MURTAD
  112. Bagaimanakah Allah akan memberikan petunjuknya kepada orang-orang yang tidak percaya lagi sesudah ia beriman dan mereka sudah mengakui bahwa Muhammad itu benar-benar seorang Rasul. Sedangkan kepada mereka itu telah datang keterangan yang meyakinkan. Allah tidak akan memberikan petunjuknya kepada orang-orang yang zalim.
  113. Balasan atas mereka ialah: kutukan dari Allah, dari Malaikat dan dari manusia seluruhnya.
  114. Mereka kekal dalam kutukan itu. Mereka tidak akan mendapat keringanan dari siksaan dan tidak dapat ditangguhkan.
  115. Terkecuali orang-orang yang tobat sesudah itu diiringi dengan mengerjakan perbuatan kebajikan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Penyayang.
  116. Sesungguhnya orang yang kembali kafir setelah beriman dan semakin meningkatkan kekafirannya, sekali-kali tidak akan diterima tobatnya. Mereka itulah orang-orang yang sesat.
  117. Sesungguhnya orang-orang kafir kemudian mati dalam kekafirannya, maka sekali-kali tidak akan diterima emas sepenuh bumi dari salah seorang mereka kalau dia hendak menebus dirinya dengan itu. Bagi mereka adalah siksa yang sangat pedih, di samping tidak ada pula yang menolongnya.
  118. Kamu sekali-kali tidak akan mencapai kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan harta yang kamu cintai. Apa-apa yang kamu nafkahkan itu, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.
  119. BANTAHAN TERHADAP DUA MACAM SYUBHAT ORANG YAHUDI:
    Kesatu mengenai makanan

  120. Semua makanan dahulunya halal bagi Bani Israil, kecuali makanan yang diharamkan Israil sendiri atas dirinya sebelum diturunkan Taurat Sesudah Taurat diturunkan, ada beberapa macam makanan yang diharamkan bagi mereka sebagai hukuman dan pengajaran. Lihat 4:160 dan 6:146., Katakanlah: "Jika kamu menyanggahnya, coba kamu bawa Taurat itu kemari dan bacalah jika memang pihak kalian yang benar."
  121. Barangsiapa yang mengada-adakan dusta terhadap Allah sesudah itu, merekalah orang yang zalim Allah tidak ada mengharamkan sesuatu makananpun sebelum turunnya kitab Taurat. Namun orang Yahudi mengatakan ada. Mereka membuat-buat dusta belaka..
  122. Katakanlah!: "Benarlah apa yang difirmankan Allah itu. Sebab itu turutlah agama Ibrahim yang cinta tauhid. Ia bukanlah termasuk orang-orang yang musyrik.
  123. Kedua mengenai rumah ibadah yang pertama.
  124. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk tempat peribadatan manusia, ialah Baitullah yang ada di Bakkah Maksudnya Mekah. yang selalu diberkati Maksudnya senantiasa bertambah indah dan menarik. Makanan dan buah-buahan senantiasa banyak dengan harga yang murah dan sebagainya., lambang petunjuk untuk alam manusia semesta Di dalam hati kaum muslimin selalu ada cita-cita hendak berkunjung ke sana menunaikan ibadah haji, dari seluruh pelosok dunia. Berjalan kaki, berkendaraan darat, laut dan udara.
  125. Di situ terdapat beberapa bukti yang nyata, di antaranya tempat peribadatan Ibrahim. Barangsiapa yang masuk ke dalamnya, niscaya mendapat keamanan. Allah mewajibkan kepada manusia mengerjakan haji ke rumah itu, yaitu orang-orang yang berkemampuan untuk ke sana Maksudnya mempunyai biaya cukup, hutang-hutang sudah dibayar, dan keadaanpun aman pula.. Siapa yang ingkar, sesungguhnya Allah Maha Kaya tidak membutuhkan sesuatu dari alam semesta.
  126. Katakanlah! "Hai Ahli Kitab! Mengapa kamu ingkari ayat-ayat Allah Maksudnya dalil-dalil yang menyatakan kerasulan Muhammad., padahal Allah menyaksikan apa-apa yang kamu kerjakan?".
  127. Katakanlah! "Hai Ahli Kitab! Mengapa kamu menghalang-halangi orang-orang yang telah beriman untuk mengikuti jalan Allah, karena kamu menghendaki agar orang-orang yang beriman itu berkisar haluan padahal kamu menyaksikan? Allah sekali-kali tidak lengah dari apa-apa yang kamu kerjakan".
  128. KEHARUSAN BERPEGANG DENGAN AGAMA ALLAH, DAN MEMELIHARA PERSATUAN
  129. Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu ikuti sebagian dari orang-orang yang diberi Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi kafir sesudah beriman.
  130. Mengapa kamu sampai menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepadamu, dan Rasul-Nyapun berada di tengah-tengahmu. Siapa yang berpegang teguh terhadap agama Allah, sesungguhnya ia telah diberi petunjuk jalan yang lurus.
  131. Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah sebenar-benarnya takwa, dan janganlah kamu mati, melainkan dalam menganut agama Islam.
  132. Berpegang teguhlah kamu sekalian pada agama Allah, dan janganlah kamu berpecah belah. Ingatilah karunia Allah kepadamu, ketika kamu dahulunya bermusuh-musuhan, lalu dipersatukan-Nya hatimu, sehingga kamu dengan karunia Allah itu menjadi bersaudara. Dan kamu dahulunya berada di tepi jurang neraka, lalu Allah melepaskanmu dari sana. Demikianlah Allah menjelaskan keterangan-keterangan-Nya kepadamu supaya kamu mendapat petunjuk.
  133. KEWAJIBAN AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR
  134. Hendaklah ada di antara kalian, segolongan umat penyebar dakwah kepada kebajikan: yang tugasnya menyuruh berbuat makruf dan melarang berbuat mungkar Makruf ialah perbuatan yang diridlai Tuhan, dan mungkar, sebaliknya. Makruf asal katanya 'arofa = mengetahui sedangkan mungkar asal katanya nakira = tidak mengetahui. Menyuruh mengerjakan yang makruf dan mencegah yang mungkar berarti memberi pengetahuan seputar hal-hal yang diridlai Allah dan pengetahuan seputar hal-hal yang dibenci Allah, kepada orang-orang yang memang berkeinginan atau berhasrat untuk mendapatkan pengetahuan tersebut. Apabila pengetahuan diberikan kepada orang yang tidak berkeinginan untuk mendapatkan pengetahuan, maka akan timbul perpecahan dan silang sengketa. Sebab setiap orang dalam setiap tindakan, tingkah polah dan juga pilihannya, memiliki dasar dan prinsip masing-masing, yang mana dasar dan prinsip tersebut dapat berubah apabila orang itu sendiri yang menginginkannya. Menyebar dakwah kepada kebajikan dan mencegah atau memperbaiki kemungkaran hendaknya dilakukan dengan cara memberikan teladan dan mengucapkan perkataan-perkataan yang berkesan ke dalam lubuk hati orang yang hendak didakwahi supaya mereka mendapat hidayah untuk bertanya dan mengetahui lebih dalam, bukan dengan cara kekerasan atau main perintah dan larang seenaknya. Adapun tindakan tegas dan keras terhadap perbuatan mungkar, hanya dapat dilakukan oleh pihak yang berwenang. Lihat juga 16:125. Itulah mereka yang beruntung (memperoleh apa yang diharapkan) Kata yang berada di dalam kurung merupakan tafsiran dari Dr. M. Quraisy Shihab..
  135. Janganlah kamu seperti orang-orang yang berpecah-belah dan bersilang-sengketa sesudah datang kepadanya bukti yang terang! Untuk mereka disediakan siksaan yang besar.
  136. Pada hari kiamat ada orang-orang yang mukanya putih berseri dan ada pula yang hitam muram. Adapun orang-orang yang mukanya hitam muram, dikatakan kepadanya: "Kenapa kamu kafir sesudah beriman? Maka rasakanlah siksaan karena kekafiranmu itu!"
  137. Adapun mereka yang mukanya putih berseri, mereka berada dalam rahmat Allah. Mereka kekal di dalamnya.
  138. Itulah ayat-ayat Allah, Kami bacakan kepadamu Muhammad dengan sebenarnya. Allah sekali-kali tidak bermaksud untuk menganiaya makhluk semesta.
  139. Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi, dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan.
  140. KAUM MUSLIMIN ADALAH UMAT PILIHAN
  141. Kamu adalah umat pilihan yang telah dilahirkan untuk seluruh manusia, karena kamu menyuruh mengerjakan kebajikan dan melarang mengerjakan kemungkaran Lihat noot ayat 104 di atas., lagi pula kamu beriman kepada Allah. Kalau sekiranya Ahli Kitab itu beriman pula seperti kamu tentu itu lebih baik baginya, namun sebagian kecil saja dari mereka yang beriman sedang yang sebagian besarnya fasik Fasik, keluar dari jalan yang benar..
  142. Mereka tidak akan membahayakanmu, hanya melakukan gangguan-gangguan kecil saja Gangguan kecil berupa perkataan yang tidak menyenangkan dlsb.. Dan kalau mereka berperang dengan kamu, niscaya mereka akan mundur ke belakang, kemudian mereka tidak akan ditolong sama sekali.
  143. Ditimpakan kepada Yahudi itu kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka menjaga hubungan dengan Allah dan hubungan sesama manusia a. Hubungan dengan Allah ialah mentaati syariat Islam; terutama dalam persamaan hak antara bangsa-bangsa.
    b. Hubungan dengan sesama manusia ialah mentaati undang-undang dan peraturan negara.
    . Sepantasnya mereka mendapat kemurkaan Allah dan menderita kemelaratan. Yang demikian itu ialah karena mereka kafir terhadap ayat-ayat Allah dan membunuh Nabi-nabi tanpa alasan yang benar. Mereka mendurhaka dan melanggar peraturan.
  144. SIFAT-SIFAT AHLI KITAB YANG MUKMIN
  145. Tidak semuanya mereka sama bertabiat buruk. Bahkan di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang antara lain; berdiri tetap di atas yang hak. Mereka membaca ayat-ayat Allah di larut malam, dan mereka bersujud mengerjakan salat.
  146. Lagi pula mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat, menyuruh mengerjakan kebajikan, melarang mengerjakan perbuatan mungkar, dan berlomba cepat dalam mengerjakan kebajikan. Mereka itulah golongan orang-orang yang salih.
  147. Kebaikan apapun yang mereka perbuat, sekali-kali tidak akan dihilangkan pahalanya. Dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.
  148. PERBUATAN KEBAIKAN YANG DIKERJAKAN ORANG KAFIR DI DUNIA, TIDAK BERFAEDAH APA-APA BAGINYA DI AKHIRAT
  149. Sesungguhnya harta benda dan anak-anak orang-orang kafir tidak dapat menolak siksaan Allah terhadap mereka sedikitpun. Mereka adalah penghuni neraka dan akan kekal di dalamnya.
  150. Perumpamaan harta benda yang mereka nafkahkan di dunia ini, seperti angin pengarak pagi yang sangat dingin melanda tanaman kaum yang menganiaya dirinya sendiri sehingga musnah. Allah tidak menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya dirinya sendiri.
  151. LARANGAN MEMILIH ORANG KAFIR MENJADI TEMAN
  152. Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memilih orang-orang di luar golonganmu menjadi teman akrab, karena mereka selalu berusaha untuk mencelakakan kamu. Bahkan mereka menginginkan kehancuranmu. Sudah jelas kebencian mereka dari ucapan-ucapannya, sedang apa yang terpendam dalam hatinya lebih keji lagi. Sungguh-sungguh telah kami jelaskan kepadamu ayat-ayat Kami, jika kamu mau memikirkannya.
  153. Sangat keliru kamu mencintai mereka, sebab mereka tidak mencintaimu, sedang kamu percaya kepada Kitab-kitab seluruhnya. Bila mereka bertemu denganmu mereka berkata: "Kami beriman", dan bila mereka sendirian, mereka menggigit jarinya karena sangat geram dan benci kepadamu. Katakanlah kepada mereka: "Matilah kamu dalam kegemasanmu itu". Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala kebencian yang bersarang dalam hatimu.
  154. Jika kamu beroleh keberuntungan, mereka merasa susah. Sebaliknya jika kamu ditimpa kemalangan, mereka gembira dengan kemalanganmu itu. Tetapi jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka tidak akan membahayakanmu sedikitpun. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala yang mereka kerjakan.
  155. PERISTIWA PERANG BADAR DAN UHUD, DAN SEBAB KETERLANTARAN ORANG-ORANG MUKMIN
  156. Dan ingatlah ketika engkau berangkat di pagi hari dari rumah keluargamu untuk menempatkan pasukan-pasukan mukmin pada pos-pos pertahanan dalam rangka kegiatan perang. Allah Maha Mendengar dan Mengetahui.
  157. Ingat pulalah, ketika dua golongan di antaramu merasa lemah dan kecut menghadapi pertempuran Dua golongan itu ialah Banu Salamah dan Banu Haritsah yang hampir terbawa oleh kaum munafik kembali ke Madinah dan jumlahnya sepertiga dari pasukan. Untung mereka masih dilindungi Allah, sehingga tidak jadi ikut pulang., padahal Allah adalah pelindung mereka. Hendaklah kepada Allah saja orang-orang yang beriman bertawakal.
  158. Sesungguhnya Allah telah menolongmu di peperangan Badar Badar ialah suatu tempat yang letaknya antara Mekah dan Madinah., sedang kamu ketika itu lemah dalam perlengkapan. Karena itu bertakwalah kepada Allah, semoga kamu mensyukuri-Nya.
  159. Ingatlah ketika engkau menyatakan kepada orang-orang mukmin: "Apakah tidak cukup bagimu bantuan Allah sejumlah tiga ribu malaikat yang diturunkan dari langit?".
  160. Ya cukup! Jika kamu sabar dan siap siaga, kemudian mereka datang menyerangmu dengan tiba-tiba, niscaya Allah menolongmu dengan lima ribu malaikat penyerbu.
  161. Allah tidak memberikan pertolongan itu melainkan untuk mengobarkan semangat juang dan ketabahan hatimu, sedangkan kemenangan itu hanyalah dari Allah Yang Maha Kuasa dan Bijaksana juga.
  162. Bantuan Allah kepadamu dalam perang Badar itu; ialah untuk mematahkan pasukan inti kaum kafir dan untuk mematahkan semangat juang mereka, sehingga mereka pulang dengan tangan hampa kaum kafir jatuh korban 70 orang mati dan 70 orang tertawan. Kaum Muslimin 14 orang gugur sebagai Syuhada..
  163. (Semuanya itu bukan urusanmu Muhammad) Untuk mendapatkan tujuan ayat 127 + 128 hendaknya kalimat yang berada antara dua tanda kurung ini dibaca pada akhir ayat 128., atau Allah menerima tobatnya atau menyiksanya, karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang zalim.
  164. Kepunyaan Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Diampuni-Nya orang yang dikehendaki-Nya, dan disiksa-Nya orang yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Pengampun dan Penyayang.
  165. LARANGAN RIBA
  166. Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu memakan riba yang berlipat ganda Yang dimaksud di sini ialah riba nasi'ah, yaitu harus ditambah pembayaran karena masa perjanjian diperpanjang., dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.
  167. Dan peliharalah dirimu dari api neraka yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.
  168. PERINTAH MENTAATI ALLAH DAN RASUL
  169. Taatilah Allah dan Rasul, semoga kamu diberi rahmat.
  170. Berlomba cepatlah kamu berbuat kebajikan yang dapat menyampaikanmu kepada pengetahuan Tuhanmu, dan memasukkanmu ke dalam syurga yang luasnya seluas langit dan bumi. Disediakan untuk orang-orang yang takwa.
  171. SIFAT-SIFAT ORANG YANG TAKWA
  172. Kesatu, ialah orang-orang yang menafkahkan hartanya di waktu senang dan susah, kedua orang-orang yang sanggup menahan marahnya, ketiga orang-orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain. Keempat Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
  173. Dan kelima orang-orang yang apabila terlanjur mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat kepada Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosanya Maksudnya, mengerjakan perbuatan keji yang akibatnya terbatas pada dirinya sendiri, misalnya minum arak dan lain-lain.. Siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak bersitegang saja melakukan perbuatannya itu, sedang mereka mengetahui akan kekejiannya.
  174. Ganjaran untuk orang-orang itu ialah ampunan Tuhan dan syurga yang banyak mengalir sungai-sungai di dalamnya. Mereka kekal di sana dan itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal.
  175. Sesungguhnya telah berlaku dalam masyarakat umat yang sebelum kamu ketentuan-ketentuan hukum Allah. Karena itu jelajahilah olehmu persada bumi ini, dan perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang mendustakan.
  176. Al-Qur'an ini adalah penerangan bagi umat manusia serta petunjuk dan pelajaran bagi orang-orang yang takwa.
  177. Janganlah kamu merasa lemah dan berduka-cita, padahal kamu adalah orang yang berderajat paling tinggi, jika kamu benar-benar beriman.
  178. Jika kamu menderita luka-luka pada perang Uhud, maka musuhmupun menderita luka-luka yang sama seperti itu. Masa kejayaan itu kami pergilirkan di antara manusia, karena Allah hendak menunjukkan bukti: siapa yang dapat disebut mukmin, dan siapa pula yang gugur di antaramu yang dapat disebut syuhada. Namun Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim.
  179. Juga karena Allah hendak membersihkan orang-orang yang beriman dari noda-noda dosanya dan membinasakan orang-orang yang kafir.
  180. TEGURAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG TIDAK DISIPLIN
  181. Janganlah Menurut istilah Abu Muslim al Ashfahaniy. kamu mengira akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah siapa di antaramu yang benar-benar berjihad dan siapa di antaramu yang benar-benar tabah.
  182. Sesungguhnya kamu pernah mengharapkan mati syahid sebelum kamu menghadapinya. Maka sekarang sesungguhnya kematian itu telah kamu lihat dan saksikan.
  183. Muhammad itu hanyalah seorang Rasul dan telah berlalu pula sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah kalau dia meninggal atau terbunuh, kamu akan mundur dari jihadmu? Barangsiapa yang mundur dari jihadnya sekali-kali ia tidak akan merugikan Allah sedikitpun. Namun Allah akan memberikan ganjaran kepada orang-orang yang bersyukur.
  184. Bukanlah menurut sunnah Tuhan, satu jiwa akan mati begitu saja, kecuali dengan izin Allah, yakni ketentuan yang telah ditetapkan dalam aturan kehidupan. Barangsiapa yang menghendaki balasan di dunia, Kami berikan pahala kepadanya; dan barangsiapa yang menginginkan pahala di akhirat, Kami berikan pula pahala kepadanya. Dan Kami akan memberikan pahala kepada orang-orang yang bersyukur.
  185. Berapa banyaknya Nabi-nabi yang turut berperang, serta ikut pula dengannya begitu banyak pengikut-pengikut agama Tuhan namun mereka tidak merasa lemah karena musibah yang menimpanya di jalan Allah, tidak lesu dan tidak pula mau menyerah kepada musuh. Allah menyukai orang-orang yang tabah.
  186. Dalam keadaan genting tidak ada yang mereka ucapkan selain: "Wahai Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang melampaui batas, teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir".
  187. Karena itu Allah memberi mereka balasan di dunia Berupa kemenangan, harta rampasan, kehormatan dll., dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebajikan.
  188. SYIRIK MEMBERI BEKAS YANG BURUK KEPADA JIWA
  189. Hai orang-orang yang beriman! Jika kamu ikuti orang-orang yang kafir itu, niscaya mereka menyeretmu kembali kepada kekafiran, lalu kamu menjadi orang yang merugi.
  190. Tetapi Allah-lah Pelindungmu dan hanya Dialah sebaik-baik Penolong.
  191. Akan Kami masukkan perasaan takut ke dalam hati orang-orang kafir, karena mereka mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang tidak berdasarkan alasan yang kuat dari Allah. Tempat kembalinya ialah neraka. Dan inilah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang zalim.
  192. SEBAB-SEBAB KEKALAHAN UMAT ISLAM DALAM PERANG UHUD
  193. Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepadamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya, sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan perang itu, serta melanggar perintah rasul Ketika perang Uhud, pasukan panah telah diperintahkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. tidak boleh meninggalkan posnya, perintah ini telah dilanggar.. sesudah Tuhan memperlihatkan kepadamu apa-apa yang kamu sukai. Di antaramu ada yang menghendaki kesenangan dunia dan ada pula yang menghendaki kebahagiaan akhirat. Kemudian Tuhan membelokkan perhatianmu dari menghadapi musuh guna menguji ketabahan dan kekuatan imanmu. Sesungguhnya Allah telah memaafkan kesalahanmu dan Allah itu pemberi kurnia atas orang-orang beriman.
  194. Ingatlah kesalahanmu, ketika kamu lari dari medan perang Uhud dan tidak menoleh kepada seorang juapun, padahal Rasul memanggilmu dari belakang untuk menghadapi musuh. Karena itulah Allah menimpakan kesedihan demi kesedihan kepadamu (1) supaya kamu jangan berduka-cita karena keuntungan yang lepas dari tanganmu atau terhadap bahaya yang menimpamu. Allah Maha Mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.
    1. Maksudnya:
    a. Sedih karena teman seperjuangan banyak yang gugur.
    b. Sedih karena telah melanggar perintah Rasul.
  195. Kemudian sesudah kamu berduka-cita, Allah menurunkan perasaan aman tenteram kepadamu, disertai rasa kantuk yang menguasai segolongan di antaramu Yaitu orang-orang Islam yang kuat keyakinannya. sedang segolongan lagi merasa cemas Yaitu orang-orang Islam yang lemah keyakinannya., sehingga timbul prasangka mereka yang tidak benar terhadap Allah seperti prasangka orang-orang di zaman jahiliyah Orang-orang jahiliyah berprasangka, kalau Muhammad itu benar-benar Nabi, tentu dia tidak akan dapat dikalahkan.. Mereka bertanya: "Masih adakah harapan bagi kita untuk menang agak sedikit?" Jawablah: "Sesungguhnya urusan itu sepenuhnya di tangan Allah". Mereka menyembunyikan dalam hatinya hal-hal yang tidak diterangkannya kepadamu. Mereka berkata lagi: "Kalau benar kita mendapat pertolongan sebagaimana yang dikatakan Muhammad, niscaya kita tidak akan terbunuh di tempat ini". Katakanlah: "Sekiranya kamu berada di rumahmu masing-masing, niscaya orang-orang yang ditakdirkan akan "mati terbunuh" itu, akan menampakkan diri juga menuju ke tempat gugurnya, Allah hendak menguji keikhlasan yang bersemi dalam dadamu dan menguji kemurnian imanmu dan Allah itu Maha Mengetahui isi hatimu".
  196. JANGAN TERPENGARUH OLEH BISIKAN SETAN
  197. Sesungguhnya orang-orang yang meninggalkan posnya di antara kamu pada waktu terjadinya pertempuran sengit antara dua pasukan itu, mereka telah didaya-licik oleh setan, disebabkan kesalahan-kesalahan yang telah mereka perbuat. Namun Allah telah memaafkan mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
  198. Hai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu seperti orang-orang kafir yang mengatakan kepada kawan-kawannya bila mereka pergi mengembara atau berperang: "Kalau mereka tinggal bersama-sama kita niscaya mereka tidak akan mati konyol atau terbunuh". Allah menimbulkan rasa penyesalan yang besar dalam hati mereka. Padahal Allah-lah yang menghidupkan dan mematikan. Dan Allah melihat apa saja yang kamu kerjakan.
  199. MENANAMKAN SEMANGAT JIHAD
  200. Seandainya kamu gugur atau meninggal di jalan Allah, Maka ampunan dan rahmat Allah lebih baik bagimu dari harta rampasan yang mereka kumpulkan.
  201. Dan sungguh-sungguh, jika kamu mati atau gugur, pasti kepada Allah kamu dikumpulkan.
  202. MUSYAWARAH DAN FAIDAHNYA
  203. Oleh karena rahmat Allah-lah engkau bersikap lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati bengis, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari padamu. Karena itu maafkanlah mereka mohonkanlah ampunan bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam beberapa urusan perang dan kemasyarakatan. Bila Engkau telah mempunyai tekad yang bulat, bertawakal-lah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya.
  204. Jika Allah menolongmu, pasti tak ada orang yang dapat mengalahkanmu, namun bila Tuhan membiarkanmu, maka siapa lagi yang dapat menolongmu sesudah itu? Hanya kepada Allah sajalah orang-orang yang beriman harus bertawakal.
  205. Tidak mungkin seorang Nabi yang manapun juga akan menggelapkan harta rampasan perang. Barangsiapa yang menggelapkan harta rampasan perang, pada hari kiamat dia sendiri akan membawa barang-barang yang digelapkannya itu. Kemudian setiap orang akan diberi ganjaran tentang apa-apa yang diusahakannya, dengan tidak dirugikan sedikitpun.
  206. Adakah orang-orang yang mentaati keridhaan Allah balasannya sama dengan orang-orang yang terlibat dalam perkara yang menjadi kemurkaan Allah? Tempatnya adalah neraka jahanam dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya.
  207. Kedudukan golongan itu berbeda-beda tingkatannya dalam pandangan Allah. Dan Allah Maha Melihat apa saja yang mereka kerjakan.
  208. Sesungguhnya Allah telah memberikan karunia yang besar kepada orang-orang yang beriman, dengan dibangkitkan-Nya seorang Rasul yang lahir dan hidup di tengah-tengah masyarakat mereka sendiri. Rasul mana telah membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, membersihkan jiwa mereka dan mengajarkan kitab serta kebijaksanaan kepadanya, sekalipun sebelum kedatangan Rasul itu mereka nyata berada dalam kesesatan.
  209. Tidak patut kamu heran ketika kamu menderita kekalahan kecil di perang Uhud, padahal kamu telah mendapat kemenangan dua kali lipat dari musuhmu di perang Badar, kamu mengeluh: "Dari mana datangnya kekalahan ini?" Katakanlah: "Kekalahan itu dari kesalahanmu sendiri! Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala-galanya".
  210. Dan kekalahan kecil yang menimpamu waktu kedua pasukan itu telah berkecamuk adalah dengan izin Allah. Karena Allah hendak membuktikan dengan nyata siapa orang-orang yang betul-betul beriman.
  211. dan supaya dibuktikan-Nya pula orang-orang yang munafik. Kepada mereka diserukan: "Marilah berperang di jalan Allah atau setidak-tidaknya pertahankanlah dirimu!" Mereka menjawab: "Kalau kami tahu akan berperang, tentulah kami mengikutimu". Mereka di hari itu lebih dekat kepada kekafiran dari keimanan. Perkataan yang diucapkan mulutnya, berlainan dengan apa yang terkandung dalam hatinya, dan Allah lebih mengetahui apa-apa yang mereka rahasiakan.
  212. Orang-orang yang mengatakan kepada kawan-kawannya, sedang mereka sendiri tidak turut berperang: "Seandainya mereka Orang-orang yang gugur itu. mengikuti kita tentulah mereka tidak akan mati terbunuh", katakanlah kepada mereka: "Cobalah elakkan kematian itu dari dirimu, jika kamu memang benar!".
  213. PARA SYUHADA ITU BUKAN MATI TETAPI HIDUP DI TEMPAT YANG TERHORMAT
  214. Janganlah kamu mengira orang-orang yang gugur dalam peperangan di jalan Allah itu mati! Tidak! Bahkan mereka hidup Lihat noot 2:154.. Mereka mendapat rezeki dari Tuhannya.
  215. Mereka bersuka-cita karena karunia yang diberikan Allah kepadanya dan mereka girang terhadap orang-orang yang masih hidup di belakangnya; mereka tidak merasa takut dan duka-cita.
  216. Mereka bergembira dengan nikmat dan karunia Allah. Dan sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.
  217. Yaitu orang-orang yang memperkenankan panggilan Allah dan Rasul-Nya, sesudah mereka mendapat luka-luka dalam peperangan Uhud. Orang-orang yang berbuat kebajikan di antara mereka serta bertakwa kepada Tuhan, akan memperoleh pahala yang besar.
  218. Meskipun ada orang yang menggertak mereka: "Bahwa kafir Quraisy telah mengumpulkan pasukannya untuk menyerang kalian; Karena itu takutlah kalian kepadanya!", namun tokoh-tokohnya tidak gentar, bahkan gertakan itu menambah keimanannya seraya menjawab; cukuplah Allah sebagai Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung".
  219. Setelah mereka memperkenankan seruan Allah dan Rasul, mereka kembali dari medan perang membawa nikmat dan karunia Allah, dengan tidak menderita bahaya apa-apa dan mereka mengikuti keridhaan Allah. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
  220. Sesungguhnya mereka itu hanyalah setan yang mengancam kamu agar takut kepada tokoh-tokohnya. Karena itu janganlah kamu takut kepadanya, namun takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
  221. ALLAH MENENTERAMKAN HATI NABI MUHAMMAD S.A.W.
  222. Janganlah engkau patah semangat karena orang-orang munafik itu berlomba cepat dapat menolong orang kafir. Mereka tidak dapat merugikan Allah sedikitpun juga. Allah hendak membuat mereka tidak kebagian nikmat apa-apa di akhirat. Namun siksaan yang besarlah untuk mereka.
  223. Sesungguhnya orang-orang yang menukar iman dengan kekafiran, sekali-kali mereka tidak akan merugikan Allah sedikitpun dan bagi mereka siksa yang amat pedih.
  224. Dan janganlah orang-orang kafir itu mengira, bahwa Kami memanjangkan umur mereka, itu berarti keuntungan untuk dirinya. Kami memanjangkan umur mereka itu, hanyalah supaya bertambah dosanya dan untuk mereka siksa yang menghinakan.
  225. Allah sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan seperti sekarang ini, namun Tuhan akan menyisihkan antara yang buruk dengan yang baik Maksudnya keadaan gawat bagi kaum muslimin pada peperangan Uhud, tidak akan dibiarkan saja oleh Tuhan. Hal itu berlaku, ialah supaya terjadi penyisihan antara orang munafik dan orang-orang mukmin. Malapetaka perang dapat menyebabkan orang yang kurang iman (munafik) berbalik surut, karena watak munafik memang demikian. Jika mereka merasa akan menang, dia maju lebih dahulu, sebaliknya jika merasa akan kalah, dia pula yang lebih dahulu lari puntang-panting (Jika terhimpit mau di atas, jika terkurung mau di luar.. Dan Allah tidak akan memperlihatkan hal-hal yang gaib kepadamu, akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara Rasul-rasul-Nya. Oleh karena itu berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya. Jika kamu beriman dan bertakwa, niscaya kamu peroleh pahala besar.
  226. BALASAN TERHADAP ORANG-ORANG YANG KIKIR
  227. Dan janganlah orang-orang yang kikir mengira terhadap harta benda yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, bahwa kekikirannya itu menguntungkan mereka. Malahan sebaliknya merugikan. Sebab harta yang mereka kikirkan itu akan dililitkan di lehernya pada hari kiamat. Dan hak Allah-lah segala warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa-apa yang kamu kerjakan.
  228. Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan orang yang mengatakan: "Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya". Akan Kami siksa mereka karena perkataan dan perbuatannya yang membunuh Nabi-nabi tanpa alasan yang benar. Dan kami akan mengatakan kepada mereka: "Rasakanlah olehmu siksaan api neraka yang menghanguskan".
  229. Siksaan bakar yang menghanguskan itu, akibat tingkah lakumu sendiri. Bahwasanya Allah tidak akan berbuat sangat zalim terhadap hamba-hamba-Nya.
  230. Ada lagi yang mereka katakan: "Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, agar jangan beriman kepada seorang Rasul, sebelum dia memberikan kurban yang dimakan api Alasan yang dibuat-buat karena tidak mau percaya kepada nabi. "Katakanlah kepada mereka: "Sesungguhnya pernah datang kepada kalian beberapa orang Rasul sebelummu membawa keterangan-keterangan yang jelas sesuai dengan permintaan kalian, mengapa mereka kalian bunuh, jika memang kalian orang-orang yang beriman?".
  231. Jika mereka mendustakanmu, maka sesungguhnya Rasul-rasul yang sebelummupun telah didustakan pula, meskipun mereka membawa keterangan-keterangan yang meyakinkan, lembaran-lembaran suci, dan kitab-kitab yang memuat penjelasan yang sempurna.
  232. Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya penyempurnaan pahalamu hanyalah pada hari kiamat Tidak di dunia.. Barangsiapa yang disingkirkan dari neraka dan dimasukkan ke syurga sungguh-sungguh dia telah beruntung. Dan kehidupan di dunia ini, hanyalah kesenangan yang palsu.
  233. Sesungguhnya kamu akan diuji tentang harta dan dirimu. Dan kamu sungguh-sungguh akan mendapat banyak hal-hal yang menyakitkan hati dari orang-orang yang diberi Kitab sebelummu dan dari orang-orang yang musyrik. Jika kamu bersabar dan bertakwa, sesungguhnya yang demikian itu adalah hal-hal yang utama.
  234. Dan ingatlah ketika Allah mengambil perjanjian dari orang-orang yang diberi Kitab, yaitu: "Hendaklah kamu menerangkan isi Kitab itu kepada manusia dan jangan kamu menyembunyikannya". Kemudian mereka memungkirinya dan menukarnya dengan harga yang rendah. Alangkah buruknya ganti penukaran yang mereka terima.
  235. Sekali-kali janganlah engkau sangka orang-orang yang bergembira dengan apa yang mereka lakukan dan senang sekali bila dipuji dalam hal yang tidak pernah mereka kerjakan, dan jangan pula engkau menyangka bahwa mereka akan terlepas dari siksaan. Bahkan untuk mereka siksaan yang amat pedih.
  236. Kepunyaan Allah kekuasaan langit dan bumi dan Allah Maha Kuasa atas segala-galanya.
  237. RENUNGKANLAH KEKUASAAN ALLAH
  238. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda kekuasaan Tuhan untuk mereka yang berpikiran.
  239. Ahli pikir itu, ialah orang-orang yang mengingat Allah sedang berdiri sedang duduk, sedang berbaring dan memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi. Kemudian ia merenung seraya berdoa: "Wahai Tuhan kami! Tidaklah sia-sia engkau menciptakan ini. Maha Suci Engkau, peliharalah kami dari siksa neraka".
  240. "Wahai Tuhan kami! Siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, sesungguhnya Engkau telah menghinakannya. Dan bagi orang yang zalim tidak ada penolong.
  241. "Ya Tuhan kami! Sesungguhnya kami telah mendengar seruan Rasul yang mengajak kepada beriman, yaitu: "Berimanlah kalian kepada Tuhan kalian"; lalu kamipun berimanlah. Ya Tuhan kami! Ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, serta wafatkanlah kami dengan nilai amal yang sama dengan orang-orang yang berbakti.
  242. "Wahai Tuhan kami! Berikanlah kepada kami apa yang telah engkau janjikan dengan perantaraan Rasul-rasul-Mu dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak memungkiri janji".
  243. Maka Tuhan memperkenankan permohonan mereka dengan berfirman: "Sesungguhnya Aku tidak akan menyia-nyiakan perbuatan orang yang beramal di antaramu, baik laki-laki maupun perempuan karena sebagianmu berasal dari sebagian yang lain Maksudnya antara pria dan wanita ada persamaan hak di sisi Allah dalam pembalasan amal, manakala kedua jenis itu mempunyai amal yang sama pula. Tidak ada perbedaan antara kedua jenis itu dalam bidang kemanusiaan, sebab si pria dilahirkan dari wanita, dan begitu pula sebaliknya, Jika ada kelebihan (kekurangan), hanyalah karena perbedaan amal jua.. Maka orang-orang yang berhijrah dan diusir dari negerinya dan disakiti pada jalan-Ku, mereka berperang membunuh dan dibunuh. Tentu Aku hapuskan kesalahan-kesalahannya dan kumasukkan mereka ke syurga yang banyak mengalir sungai-sungai di dalamnya, sebagai ganjaran dari Allah. Dan di sisi Allah-lah ganjaran yang sebaik-baiknya".
  244. SEKELUMIT KESENANGAN BAGI ORANG-ORANG KAFIR: DAN KEBAHAGIAAN ABADI BAGI ORANG-ORANG MUKMIN
  245. Janganlah kamu tertipu oleh kebebasan bergerak orang-orang kafir di dalam negeri ini Seperti kelancaran dan kemajuan yang mereka raih di bidang ekonomi, teknologi dan bermandikan kemewahan hidup..
  246. Itu hanyalah sekelumit kesenangan. Kemudian tempat kembali mereka toh ke neraka jahanam jua. Dan itulah tempat yang seburuk-buruknya.
  247. BEBERAPA KEISTIMEWAAN ORANG-ORANG MUKMIN DARI AHLI KITAB
  248. Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya, untuk mereka disediakan syurga yang banyak mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di sana sebagai anugerah dari Allah. Dan apa-apa yang di sisi Allah itu adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.
  249. Bahwa di antara Ahli-ahli Kitab itu, ada yang beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepadamu dan yang diturunkan kepada mereka, sedang mereka tunduk kepada Allah dan tidak menukar ayat-ayat Allah dengan harga yang rendah. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.
  250. Hai orang-orang yang beriman! Bersabarlah kamu dan tingkatkan ketabahan serta pertinggilah kewaspadaanmu. Dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat kemenangan.
Wakaf Pasar Muamalah
Wakaf Jariah Berpahala Abadi.







Daftar Surat

  1. al-Fatihah (7)
   2. al-Baqarah (286)
   3. Ali Imran (200)
   4. an-Nisa' (176)
   5. al-Mai'dah (120)
   6. al-An'am (165)
   7. al-A'raf (206)
   8. al-Anfal (75)
   9. at-Taubah (129)
  10. Yunus (109)
  11. Hud (123)
  12. Yusuf (111)
  13. ar-Ra'd (43)
  14. Ibrahim (52)
  15. al-Hijr (99)
  16. an-Nahl (128)
  17. al-Isra' (111)
  18. al-Kahfi (110)
  19. Maryam (98)
  20. Thaha (135)
  21. al-Anbiya (112)
  22. al-Hajj (78)
  23. al-Mu'minun (118)
  24. an-Nur (64)
  25. al-Furqan (77)
  26. asy-Syu'ara (227)
  27. an-Naml (59)
  28. al-Qashash (88)
  29. al-'Ankabut (69)
  30. ar-Rum (60)
  31. Luqman (34)
  32. as-Sajdah (30)
  33. al-Ahzab (73)
  34. Saba' (54)
  35. Fathir (45)
  36. Yasin (83)
  37. as-Shaffat (182)
  38. Shad (88)
  39. az-Zumar (75)
  40. al-Mu'min (85)
  41. Fushshilat (54)
  42. as-Syura (53)
  43. az-Zukhruf (89)
  44. ad-Dukhan (59)
  45. al-Jatsiyah (37)
  46. al-Ahqaf (35)
  47. Muhammad (38)
  48. al-Fath (29)
  49. al-Hujurat (18)
  50. Qaf (45)
  51. adz-Dzariyat (60)
  52. ath-Thur (49)
  53. an-Najm (62)
  54. al-Qamar (55)
  55. ar-Rahman (78)
  56. al-Waqi'ah (96)
  57. al-Hadid (29)
  58. al-Mujadilah (22)
  59. al-Hasyr (24)
  60. al-Mumtahanah (13)
  61. ash-Shaff (14)
  62. al-Jumu'ah (11)
  63. al-Munafiqqun (11)
  64. at-Taghabun (18)
  65. ath-Thalaq (12)
  66. at-Tahrim (12)
  67. al-Mulk (30)
  68. al-Qalam (52)
  69. al-Haqqah (52)
  70. al-Ma'arij (44)
  71. Nuh (28)
  72. al-Jinn (28)
  73. al-Muzzammil (20)
  74. al-Muddatstsir (56)
  75. al-Qiyamah (40)
  76. al-Insan (31)
  77. al-Mursalat (50)
  78. an-Naba' (40)
  79. an-Nazi'at (46)
  80. 'Abasa (42)
  81. at-Takwir (29)
  82. al-Infithar (19)
  83. al-Muthaffifin (36)
  84. al-Insyiqaq (25)
  85. al-Buruj (22)
  86. ath-Thariq (17)
  87. al-A'la (19)
  88. al-Ghasyiyah (26)
  89. al-Fajr (30)
  90. al-Balad (20)
  91. asy-Syams (15)
  92. al-Lail (21)
  93. ad-Dhuha (11)
  94. al-Insyirah (8)
  95. at-Tin (8)
  96. al-'Alaq (19)
  97. al-Qadr (5)
  98. al-Bayyinah (8)
  99. al-Zalzalah (8)
 100. al-'Adiyat (11)
 101. al-Qari'ah (11)
 102. at-Takatsur (8)
 103. al-Ashr (3)
 104. al-Humazah (9)
 105. al-Fil (5)
 106. Quraisy (4)
 107. al-Ma'un (7)
 108. al-Kautsar (3)
 109. al-Kafirun (6)
 110. an-Nashr (3)
 111. al-Lahab (5)
 112. al-Ikhlash (4)
 113. al-Falaq (5)
 114. an-Nas (6)