Al-Qur'an Surat ke-:

1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56 
57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111  112  113  114 


 Free website hosting

Surat Al-Isra (perjalanan malam)


Baca Petunjuk
Ayat ke-:
1  2  3  4  5  6  7  8  9  10  11  12  13  14  15  16  17  18  19  20  21  22  23  24  25  26  27  28  29  30  31  32  33  34  35  36  37  38  39  40  41  42  43  44  45  46  47  48  49  50  51  52  53  54  55  56  57  58  59  60  61  62  63  64  65  66  67  68  69  70  71  72  73  74  75  76  77  78  79  80  81  82  83  84  85  86  87  88  89  90  91  92  93  94  95  96  97  98  99  100  101  102  103  104  105  106  107  108  109  110  111 
    Surat yang ke- 17
    Banyak ayatnya: 111
    Semuanya turun di Mekah (Makkiyah), kecuali ayat 8, ayat 76 - 83, menurut mufassir turun di Madinah (Madaniyah)
    Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
  1. Maha suci Allah yang telah memperjalankan hambanya pada waktu malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami restui masyarakat sekelilingnya. Untuk Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar dan Melihat.
  2. SEJARAH NAIK TURUNNYA BANGSA ISRAIL
  3. Kami telah memberikan kitab Taurat kepada Musa dan Kami jadikan petunjuk bagi bangsa Israil. Tuhan berfirman kepada mereka "Janganlah kamu mengambil pelindung selain Aku!
  4. Kamu sebagai angkatan penerus yang pernah Kami angkut dalam satu bahtera bersama Nuh Maksudnya turunan dari orang-orang yang diselamatkan dari bencana topan Nabi Nuh.. Sungguh! Dia adalah hamba Allah yang banyak berterima kasih!"
  5. Dan telah Kami peringatkan dengan tandas kepada bangsa Israil di dalam kitab Taurat: "Kalian akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali(1), dan kalian akan bermaharajalela sejadi-jadinya.
    1. Pertama membunuh Nabi Syu'ya dan memenjarakan Nabi Armia. Kedua membunuh Nabi Zakaria dan Nabi Yahya dan bermaksud hendak membunuh Nabi Isa, berbuat sewenang-wenang dan menindas sesama manusia.
  6. Lalu manakala datang jatuh tempo untuk menghukum kesalahanmu sebagaimana diperingatkan, Kami kirimkan kepada kalian para abdi Kami Nebuchadnezar raja Babilonia dengan tentaranya menyerbu negeri Israil, meruntuhkan Baitil Maqdis, menawan orang-orang Yahudi dan mengangkutnya ke Babilonia sebagai tawanan perang (586 S.M.) yang mempunyai angkatan perang yang amat kuat, untuk menyerbu ke seluruh pelosok negerimu. Itulah peringatan yang berlaku.
  7. Kemudian Kami beri giliran kepada kalian untuk memukul mereka kembali dengan Kami tingkatkan bantuan dana dan daya manusia beranak-pinak untuk kalian. Bahkan Kami jadikan kalian bangsa yang mempunyai angkatan perang terbesar.
  8. Jika kalian berbuat baik, berarti kalian telah berbuat baik untuk diri kalian sendiri, sebaliknya, jika kalian berbuat jahat, maka balasannya kalian pikul pula sendiri. Maka apabila datang jatuh tempo yang kedua sebagaimana yang diperingatkan, Kami kerahkan pula pasukan lain, untuk mengganyang musuh kalian Untuk merusak nama baik atau kewibawaan yang mungkin dilakukannya kepada kalian, sehingga dapat merobah keadaan kalian sama sekali., untuk memasuki kuil sebagaimana dahulu dan untuk menghancurkan apa saja yang dapat mereka tangani Tahun 70 M. Titus putera mahkota Kaisar Romawi Vespasian menghancurkan Yerussalem dan menobatkan dirinya sebagai wakil Kaisar di Negeri yang baru dikuasainya tadi..
  9. Mudah-mudahan Tuhan kalian akan mencurahkan rahmat-Nya kepada kalian. Dan jika kalian kembali berbuat kerusakan. Kami pun kembali pula menghukum kalian dan Kami jadikan neraka jahanam itu sebagai penjara bagi orang-orang yang kafir.
  10. GEMBLENGAN AL-QUR'AN TERHADAP JIWA MANUSIA
  11. Sesungguhnya Al-Qur'an ini memberi petunjuk ke arah jalan yang paling lurus, dan membawa berita gembira kepada orang-orang yang beriman yang berbuat kebajikan, bahwa bagi mereka akan diberikan pahala yang besar.
  12. Dan bahwa bagi orang-orang yang tidak percaya kepada hari kemudian, Kami sediakan siksaan yang amat pedih.
  13. Manusia itu suka berdo'a meminta yang tidak baik sebagaimana ia suka berdo'a memohon yang baik-baik. Manusia itu adalah berwatak terburu nafsu Manusia itu pada umumnya berjiwa rapuh. Mudah berputus asa (pesimis), mudah pula berpanjang harapan (optimis). Supaya manusia itu jangan ragu-ragu, perlulah jiwanya digembleng. Ajaran-ajaran Al-Qur'an banyak memberi bimbingan untuk menggembleng jiwa manusia itu..
  14. MATAHARI DAN BULAN SEBAGAI BUKTI MU'JIZAT AL-QUR'AN
  15. Kami jadikan adanya malam dan siang itu sebagai dua tanda bukti. Bukti tanda adanya malam Kami hapus, sedang bukti tanda siang Kami jadikan terang benderang, agar kamu dapat mencari karunia dari Tuhanmu Rezeki diistilahkan dalam Al-Qur'an dengan karunia Allah., dan agar kamu dapat menghitung bilangan tahun dan ilmu hitung Ialah apa yang dinamakan ilmu falak (astronomi); ilmu hisab.. Segala-galanya Kami terangkan dengan sejelas-jelasnya.
  16. PERTANGGUNGAN JAWAB
  17. Setiap peruntungan buruk dan baik manusia itu Kami tetapkan bagai kalung yang terpasang di lehernya Bangsa Arab sebagaimana bangsa Romawi kuno, melihat buruk baik peruntungan manusia dari arah terbang burung. Bila burung itu terbang dari kiri ke kanan, itu pertanda baik, maka merekapun optimis. Begitu juga sebaliknya. Dalam istilah bahasa Arab disebut : THAIR = BURUNG. (Lihat juga 36:19). Selanjutnya sesuatu peruntungan (buruk atau baik) yang harus diterima oleh manusia sebagai akibat amal yang diperbuatnya, diumpamakan bagai kalung yang terpasang di leher. Tuhan akan mengeluarkan sebuah buku pada Hari Perhisaban mengenai amal manusia (buruk atau baik), sedang manusia itu tidak dapat mengelak diri dari apa yang tertulis pada buku itu, sebab ....... kalung sudah terpasang di leher.. Dan nanti di hari kiamat akan Kami bentangkan dalam sebuah kitab terbuka yang akan diterimanya.
  18. Baca sendirilah bukumu itu! Sekarang cukuplah kamu bertanggung jawab atas nasib dirimu sendiri.
  19. Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan petunjuk Allah, maka ia telah berbuat untuk dirinya sendiri dan barangsiapa yang sesat, maka itu tanggungannya sendiri pula. Seseorang tidak berwenang menanggung dosa orang lain. Dan Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang Rasul untuk mengingatkannya.
  20. Bila sudah dekat waktunya bagi Kami untuk memusnahkan salah satu negeri, lebih dahulu Kami perintahkan kepada golongan masyarakat yang hidup mewah di negeri itu, supaya ta'at kepada Allah. Bila mereka mengingkarinya, sudah sewajarnya berlaku ketetapan hukum Kami Maksudnya, hukuman musnah yang ditetapkan Tuhan terhadap orang yang durhaka yang tak dapat diharapkan keimanannya. terhadap mereka. Ketika itulah Kami musnahkan negeri itu selicin-licinnya.
  21. Berapa banyaknya angkatan yang telah Kami musnahkan sesudah zaman Nuh. Tuhanmu cukup meneliti dan mengetahui dosa hamba-hamba-Nya.
  22. HAK AZAZI MANUSIA UNTUK MENCAPAI KEBAHAGIAAN HIDUP
  23. Barangsiapa yang menghendaki Kehidupan Sementara ini Kehidupan duniawi atau keuntungan duniawi, sebagai tuntutan yang mendesak. Kami berikan sekarang juga, berapa saja Kami kehendaki dan kepada siapa saja yang Kami Sukai. Kemudian Kami sediakan baginya Neraka yang akan membakarnya sebagai orang yang nista dan terbuang.
  24. Dan siapa yang menghendaki kehidupan Akhirat dia berjuang dengan gigih untuk mencapai cita-citanya sebagai seorang Mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang terpuji.
  25. Kepada masing-masing golongan, baik golongan ini maupun golongan itu, Kami limpahi terus karunia dari Tuhanmu. Karunia Tuhanmu itu diberikan tanpa pilih bulu Di dalam perlombaan mencapai Kebahagiaan Hidup di dunia ini, terdapat dua golongan yang bersaing yaitu: Golongan Kebendaan (Materialis) dan Golongan Kerohanian (Idealis, Keagamaan). Terhadap dua golongan ini Tuhan tidak pilih kasih dalam memberikan karunia-Nya, apakah itu Golongan Materialis atau Golongan Idealis (keagamaan), tidak peduli!..
  26. Perhatikanlah bagaimana Kami melimpahkan sebagian berlebih dari yang lain. Sudah pasti dalam kehidupan akhirat jauh lebih tinggi tingkatannya dan lebih besar kelebihannya.
  27. PERIKEMANUSIAAN YANG SEMPURNA
  28. Janganlah engkau mengadakan Tuhan bandingan di samping Allah, nanti engkau tercela dan diterlantarkan oleh Tuhan.
  29. Dan Tuhanmu telah menetapkan keputusan, supaya kamu jangan menyembah kecuali kepada-Nya saja dan juga berbakti terhadap ibu bapa. Jika salah seorang di antaranya atau keduanya sudah lanjut usia, jangan menolak permintaan mereka secara kasar, namun ucapkanlah terhadap mereka perkataan yang sopan santun.
  30. Berbaktilah kepada mereka dengan penuh kerendahan diri dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku! Kasihanilah mereka keduanya sebagaimana keduanya memeliharaku dengan penuh kasih sayang waktu kecilku".
  31. Tuhanmu lebih mengetahui apa yang ada dalam hatimu. Jika kamu hendak berbuat baik, maka Allah bersifat Maha Pengampun terhadap orang-orang yang bertobat.
  32. Dan berikanlah hak untuk hidup berbahagia kepada Kaum Keluarga, Kaum Sengsara dan Wisatawan Agama Ibnu Sabil ialah kaum pejalan dengan tugas (dharma) memperluas pengetahuan, dan kepentingan agama.. Namun jangan engkau hambur-hamburkan hartamu secara boros.
  33. Sesungguhnya orang-orang pemboros itu saudaranya setan. Sedang setan itu tidak tahu berterima kasih kepada Tuhannya.
  34. Dan jika kamu tidak tega menolak permintaan mereka, karena masih menantikan rahmat Tuhanmu yang kamu harapkan kedatangannya, ucapkan sajalah kepada mereka ucapan yang menyenangkan hatinya Maksudnya, jika kamu sedang dalam keadaan kekurangan, sedang untuk menolak permintaan mereka orang-orang miskin itu tidak pula sampai hati, sedangkan kamu ada harapan baik akan mendapat rezeki yang lumayan, maka dalam cara menolaknya itu hendaklah mempergunakan kata-kata yang lemah lembut..
  35. Janganlah engkau buat tanganmu terbelenggu di kudukmu Maksudnya kikir., jangan pula engkau buka selebar-lebarnya Maksudnya boros., nanti engkau menjadi tercela dan menyesal.
  36. Sesungguhnya Tuhanmu melapangkan rezeki dan membatasinya kepada siapa yang Dia kehendaki. Sungguh! Dia itu adalah Maha Tahu, dan waspada terhadap para hamba-Nya.
  37. Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut melarat. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu juga. Sesungguhnya membunuh mereka adalah dosa yang besar.
  38. Dan janganlah kamu mendekati perzinaan. Sebab perzinaan itu sungguh-sungguh perbuatan keji, suatu jalan yang membawa kepada kejahatan Perzinaan adalah sumber beberapa kejahatan, seperti merusak keturunan, hubungan kemasyarakatan dsb. Mendekati saja sudah haram apalagi kalau sampai mengerjakannya..
  39. Dan janganlah kamu membunuh nyawa seseorang yang dilarang Allah, kecuali dengan alasan yang benar(1). Dan barangsiapa yang terbunuh secara zalim, maka Kami telah memberi kuasa kepada ahli warisnya. Namun janganlah kamu biarkan dia berlebih-lebihan dalam menuntut balas pembunuhan(2), mentang-mentang ahli waris itu sudah diberi hak pembelaan untuk menuntut balas. Bahwasanya si korban adalah pihak yang ditolong.
    1. Misalnya, berbalik kafir setelah beriman, berzina bagi yang sudah pernah kawin, dan membunuh orang mu'min dengan sengaja.
    2. Tidak dibenarkan bagi ahli waris bertindak sendiri membalas pembunuhan itu. Tetapi harus melalui hukum. Jadi menghukum dan menjatuhi hukum mati itu hak yang berwenang. Dan tuntutan hukum mati dari ahli waris tidak boleh melebihi batas. Umpamanya minta dibayar dengan dua jiwa atau menuntut denda yang tidak sepantasnya, tetapi hendaklah secara adil. Yaitu hukum mati atau denda. Lihat hukum Qishash 2:178.
  40. Dan janganlah kamu memperlegarkan harta anak yatim, kecuali dengan cara yang sebaik-baiknya, sampai ia dewasa. Dan penuhilah janji! Sebab janji itu akan diminta pertanggungan jawabnya.
  41. Dan penuhilah takaran jika kamu menakar dan timbanglah secara jujur! Cara itulah yang terbaik, dan akibatnyapun paling baik pula.
  42. Dan janganlah engkau mencampuri persoalan yang tidak engkau ketahui sama sekali tentang pokok dasarnya. Sesungguhnya setiap penglihatan, pendengaran dan pemikiran akan dipinta pertanggungan jawabnya.
  43. Dan janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan congkak. Sebab engkau tidak akan mampu menembus bumi, dan tidak pula akan dapat menjulang setinggi gunung.
  44. Semua larangan yang tersebut tadi Apa yang tersebut di atas yang terdiri dari sepuluh pasal (larangan dan kewajiban) ini sama dengan sepuluh wasiat dalam surat Al-An'am 6:151-153. Coba bandingkan dengan Sepuluh Firman (The Ten Commandment) keluaran 20:3-17. Nampak betapa jauh mutu dan keindahan bahasanya. kejahatannya sangat dibenci Allah.
  45. Itulah sebagian dari hikmah yang diwahyukan oleh Allah kepadamu. Janganlah engkau mengadakan Tuhan yang lain di samping Allah, yang nantinya bisa menyebabkanmu dicampakkan ke dalam neraka jahanam sebagai orang nista dan terbuang.
  46. SANGGAHAN TERHADAP KAUM MUSYRIK
  47. Apakah patut Tuhan memilihkan anak laki-laki bagimu, sedang Dia sendiri mengambil anak-anak perempuan dari para malaikat? Sungguh kamu itu sudah berani mengucapkan kata-kata yang sangat lancang!
  48. Sudah berulang kali Kami memberikan penjelasan dalam Al-Qur'an ini, agar mereka selalu ingat, tetapi ulang peringatan itu hanya membuat mereka tambah lari saja dari kebenaran.
  49. Katakanlah!: "Jika sekiranya ada para dewata di samping Tuhan, sebagaimana yang mereka katakan itu, tentulah mereka akan merintis jalan untuk menyembah Tuhan yang Bersinggasana Pandangan Islam tentang Ketuhanan Y.M.E., berlainan sama sekali dengan padangan tentang Ketuhanan Berganda (Polytheisme), seperti dalam Pantheisme Yunani, di mana Yupiter ditempatkan di atas semua Dewata. Ini adalah pandangan yang sangat absurd..
  50. Maha Suci dan Maha Tinggi Dia dari segala apa yang mereka katakan, tinggi tiada tara.
  51. Tujuh lapis langit dan bumi dengan segala isinya semuanya memuja Allah. Tiada satupun kecualinya, semuanya memuja dengan penuh keagungan kepada-Nya. Tetapi kamu sekalian tidak mengerti pujaan mereka itu. Sesungguhnya Dia Maha Penyantun dan Pengampun.
  52. Bilamana engkau membacakan Al-Qur'an kepada mereka, Kami pasangkan dinding rahasia antaramu dan orang-orang yang tidak percaya kepada kehidupan akhirat itu.
  53. Begitu pula Kami pasang selubung di hati mereka, dan sumbat di telinganya, agar mereka tidak dapat memahaminya. Dan apabila engkau menyebut Tuhanmu saja Sedang nama-nama dewa Lata, 'Uzza dan Manat tidak disebut-sebut. di dalam uraian Al-Qur'an, mereka berbalik surut lari tunggang langgang.
  54. Kami lebih mengetahui dengan polah bagaimana mereka mendengarkan bacaanmu, di saat itu mereka berbisik-bisik, di mana orang-orang yang durhaka itu mengatakan antara sesamanya: "Kamu ini hanya mengikuti orang yang kena sihir saja".
  55. Lihatlah! Bagaimana mereka memberikan beberapa gelar Maksudnya, memberi gelar dengan gelar ejekan dan penghinaan, misalnya Muhammad tukang sihir, penyair gila, tukang tenung. kepadamu hai Rasul. Mereka keliru, tidak mampu menemukan suatu jalanpun untuk membuat gelar yang tepat.
  56. KAUM MUSYRIK MENGINGKARI HARI BERBANGKIT
  57. Mereka berkata: "Apakah kalau Kami sudah jadi tulang-belulang dan sudah hancur lebur, akan dibangkitkan kembali menjadi makhluk baru?".
  58. Katakanlah!: "Ya, jadilah kamu batu hidup atau besi hidup!
  59. Atau menjadi makhluk lain yang menurut pikiranmu sangat padat!" Kaum paganis (musyrik) sebagaimana kaum materialis umumnya tidak mau memahami eksistensi manusia. Mereka menganggap manusia itu tidak lebih daripada batu atau besi, atau benda-benda padat lainnya yang tidak ber-eksistensi, berpikiran dan berperasaan.. Mereka bertanya lagi: "Siapa yang akan menghidupkan kami kembali?" Katakanlah!: "Ialah yang menciptakan kamu semula". Merekapun akan menggeleng-gelengkan kepala, mendengar jawabanmu itu, seraya bertanya: "Kapankah itu?". Jawablah!: "Mungkin tidak berapa lama lagi".
  60. Peristiwa kebangkitan itu, ialah pada hari di mana Tuhan memanggil kalian, dan alhamdulillah kalianpun telah memenuhinya. Padahal kalian kira masa hidup kalian di dunia itu hanya sebentar saja.
  61. MENGAJAK ORANG KEPADA JALAN ALLAH DIPERLUKAN SIKAP BIJAKSANA
  62. Dan katakanlah kepada para hamba-Ku: "Hendaklah mereka berbicara dengan ucapan yang sebaik-baiknya" Sejalan dengan ayat ini, lihat! 16:125, 29:46. dalam berdakwah. Bahwasanya setan itu suka menimbulkan perselisihan antara mereka. Sesungguhnya antara setan dan manusia terbentang perselisihan sejak dahulu.
  63. Tuhanmu lebih mengetahui hal tentangmu. Jika dikendaki-Nya Dia akan memberimu rahmat, dan jika dikendaki-Nya pula Dia akan menyiksamu Demikianlah hendaknya berkata kepada pihak lawan, dengan cakap yang baik. Jangan berkata yang menyakiti hati. Umpamanya: "Kamu adalah isi Jahannam!".. Kami tidaklah mengutusmu untuk menjadi pengurus mereka.
  64. Tuhanmu juga lebih mengetahui siapa yang ada di langit dan di bumi. Sesungguhnya Kami telah memberikan keutamaan kepada sebagian nabi melebihi sebagian yang lain, sedang kepada Daud telah Kami berikan Zabur.
  65. Katakanlah kepada kaum musyrik itu: "Bila kalian dapat bencana, cobalah bermohon kepada mereka yang kalian anggap sebagai tuhan selain Allah itu, coba lihat, mereka tidak mampu melenyapkan bencana itu dari kalian dan tidak dapat pula memindahkannya.
  66. Oknum-oknum yang mereka seru itu Yang dimaksud para malaikat yang mereka puja-puja sebagai dewa di samping Allah., dimaksudkan untuk menjadi perantara kepada Tuhan. Siapa di antara mereka yang paling dekat kepada Allah dan yang mengharapkan karunia-Nya dan takut terhadap siksa-Nya. Sesungguhnya seruan Tuhanmu itu sangat ditakuti.
  67. KAUM YANG INGKAR PASTI MENDAPAT HUKUMAN
  68. Tidak ada satu negeripun yang durhaka penduduknya, yang tidak Kami musnahkan sebelum hari kiamat, atau Kami siksa penduduknya dengan siksaan yang amat keras. Hal itu sudah tertulis dalam Kitab Lauhul Mahfuzh.
  69. Tidak ada yang menghalangi Kami untuk mengirimkan tanda-tanda mukjizat, bahkan yang pernah dikirimkan malah didustakan oleh orang-orang dahulu. Kepada kaum Tsamud telah Kami berikan unta betina, sebagai suatu mu'jizat yang nyata, tetapi mereka aniaya unta itu. Tanda-tanda mu'jizat itu tidak Kami kirimkan, melainkan hanya untuk menakut-nakuti belaka Kaum Quraisy menuntut, supaya Nabi memberi bukti sebagaimana yang ada pada Nabi Shaleh dan nabi lainnya. Ayat ini sebagai jawaban bahwa Allah sudah tidak menganggap perlu lagi menurunkan mujizat-mujizat seperti itu, sebab umat Muhammad sudah cukup matang dan sudah tinggi kecerdasannya. Adapun mujizat-mujizat yang diturunkan dahulu itu pada hakekatnya tidak lain hanya sebagai penakut-nakuti saja..
  70. Dan ingatlah apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, bahwa Tuhanmulah yang berkuasa atas seluruh manusia. Dan Kami tidak menjadikan mimpi(1) yang telah Kami perlihatkan kepadamu itu, hanya sebagai ujian belaka terhadap manusia. Begitu juga halnya dengan pohon kayu yang terkutuk yang disebutkan dalam Al-Qur'an(2). Dan Kami hendak menakuti mereka, namun hal itu hanya membuat kedurhakaan mereka semakin menjadi-jadi.
    1. Mimpi di sini berarti penglihatan yang pernah dilihat Nabi dalam perjalanannya menembus ruang angkasa luar sewaktu miraj.
    2. Pohon kayu terkutuk dalam Al-Qur'an tersebut dalam surat 37:62-66. Ketika Abu Jahal mendengar ayat ini ia berkata: "Muhammad sudah mengancam kamu dengan api yang membakar batu. Sekarang ia mengatakan api itu menumbuhkan pohon-pohonan" sedang sebagaimana kamu maklum, bahwa api itu menghanguskan pohon, aneh bukan?" Mereka tidak mengerti bahwa di bumi ini banyak benda-benda aneh. Sebenarnya bumi kita penuh dengan api, pohon dan batu mengandung zat pembakar. Airpun mengandung sebagian besar zat api: 8/9 nya terdiri dari oksigen (zat api) dan hanya 1/9 nya dari hidrogen (zat air).
  71. PERMUSUHAN IBLIS TERHADAP ADAM
  72. Dan ingatlah! Ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kalian kepada Adam!" Merekapun sujudlah, kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang engkau ciptakan dari tanah?"
  73. Iblis berkata pula: "Inikah orangnya yang engkau muliakan lebih dari diriku? Jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya akan aku sesatkan anak keturunan mereka semuanya, kecuali bagian kecil!
  74. Tuhan berfirman: "Masa bodoh! Barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka jahanamlah balasannya bagi kalian semua. Suatu pembalasan yang cukup sempurna!
  75. Buatlah sampai terpesona siapa saja di antara anak cucu Adam itu yang dapat kamu tipu dengan suara berbisamu itu, dan serbulah mereka dengan pasukan berkuda dan pasukanmu berjalan kaki, serta turutlah ambil bagian dalam merangsang mereka memperoleh harta haram, anak-anak haram, lalu janjikanlah kepada mereka janji-janji kosong yang menggairahkan. Kiranya apa yang dijanjikan setan kepada mereka itu, hanyalah tipuan belaka Lihat juga 14:22..
  76. Namun terhadap hamba-hamba-Ku tidak mungkin kamu dapat menguasainya. Cukuplah Tuhanmu sebagai pelindung mereka.
  77. BEBERAPA NIKMAT TUHAN YANG HARUS DISYUKURI
  78. Tuhanmulah yang melancarkan pelayaran kapal-kapal di lautan guna kepentinganmu, agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyayang terhadapmu.
  79. Apabila kamu ditimpa marabahaya di lautan, hilanglah segala yang kamu puja-puja itu dari ingatanmu, kecuali Dia. Tetapi setelah kamu diselamatkanNya ke daratan, lantas kamu berpaling lagi. Memang manusia itu tidak tahu berterima kasih.
  80. Apakah kamu sudah merasa aman dari siksaan Tuhan, karena Dia tidak membenamkanmu di daratan itu? Atau tidak ditiupkannya angin puyuh bercampur kerikil, sehingga tidak ada seorangpun yang dapat melindungimu?
  81. Atau dapatkah kamu merasa aman dengan dikembalikanNya kamu sekali lagi ke laut, lalu dikirimkanNya angin badai melandamu, terus ditenggelamkannya kamu karena keingkaranmu, sehingga tak ada seorangpun yang dapat menolongmu terhadap balasan Kami itu?
  82. Dan sesungguhnya Kami telah memuliakan umat manusia, dengan memberi mereka sarana di daratan dan di lautan, memberi mereka rezeki yang baik-baik dan Kami lebih utamakan mereka dari kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan dengan sempurna.
  83. Pada hari kiamat akan Kami panggil semua manusia bersama para pemimpinnya. Barangsiapa yang diterimakan buku amalannya di tangan kanannya, mereka membaca buku amalannya dengan senang hati dan tidak akan dikurangi sedikitpun.
  84. Dan barangsiapa yang buta mata hatinya di dunia ini, maka di akheratpun ia akan buta pula dan lebih sesat jalannya.
  85. GAGALNYA PERLAWANAN KAUM MUSYRIK TERHADAP RASUL
  86. Sesungguhnya mereka kaum musyrik hampir-hampir dapat memfitnah engkau tentang apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, agar engkau memalsukan wahyu Kami itu dengan saduran yang lain. Jika berhasil, tentulah mereka dapat membuat engkau jadi temannya.
  87. Andaikata Kami tidak memperkuat hatimu, hampir saja engkau sedikit condong kepada mereka.
  88. Kalau hal itu terjadi, tentulah akan Kami rasakan kepadamu hukuman siksa berganda di dunia ini dan siksa berganda yang serupa sesudah mati. Kemudian tidak ada seorangpun yang dapat menolongmu.
  89. Dan sesungguhnya mereka hampir-hampir berhasil dapat menggelisahkan hatimu supaya keluar dari negeri ini, dengan maksud akan mengusirmu dari sana. dan jika hal itu terjadi, mereka tidak dapat menetap sepeninggalmu, kecuali sebentar saja Maksudnya, mereka akan mengalami kemusnahan..
  90. Begitulah hukum yang biasa berlaku terhadap Para Rasul yang telah Kami utus sebelum kamu. Engkau tidak akan mendapati perobahan pada hukum Kami ini.
  91. TUNTUNAN ALLAH DALAM MENGHADAPI TANTANGAN
  92. Tunaikanlah shalat yang fardlu pada waktu matahari mulai tergelincir sampai gelap malam begitu pula shalat Shubuh. Sesungguhnya shalat Shubuh itu disaksikan oleh banyak malaikat.
  93. Dan bangunlah pada sebagian malam untuk menunaikan shalat tahajjud, sebagai ibadah tambahan bagimu, semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tingkat yang terpuji.
  94. Dan katakanlah!: "Ya Tuhanku! Masukkanlah aku lewat Gerbang Kebenaran dan keluarkanlah aku lewat Gerbang Kebenaran pula. Dan berilah aku kekuasaan yang dapat menolongku!" Inilah doa yang diajarkan Allah kepada Nabi ketika hendak meninggalkan Mekah hijrah ke Madinah. Dan telah terlaksana keluar dari Mekah dengan selamat dan masuk ke Madinah dengan selamat. Kemudian dapat masuk lagi ke kota Mekah dengan kemenangan yang gemilang..
  95. Dan katakanlah!: "Kebenaran pasti datang dan kepalsuan pasti lenyap". Sebab yang palsu itu sudah mestinya lenyap!"
  96. Dan Kami turunkan dalam Al-Qur'an ini apa yang menjadi penawar(1) dan rahmat bagi orang-orang yang mu'min, sedang terhadap orang-orang yang durhaka hanya akan menambah kerugiannya saja.
    1. Obat penyakit batin, seperti kekafiran, kesesatan, pendurhakaan, penyelewengan, pesimis, putus-asa, prasangka buruk dsb.
  97. Dan apabila Kami berikan kenikmatan kepada manusia, ia berbalik surut sambil membuang muka ke samping Lihat 10:12, 17:67. dan apabila ditimpa malapetaka dia berputus asa.
  98. Katakanlah!: "Masing-masing bekerja menurut pembawaan bakatnya sendiri!" Sedang Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
  99. APAKAH ROH (JIWA) ITU?
  100. Mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah!: "Roh itu termasuk urusan Tuhan. Adapun ilmu yang telah kamu peroleh tentang Roh itu masih terbatas sekali!".
  101. TANTANGAN YANG DIHADAPKAN KEPADA KAUM QURAISY
  102. Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu itu. Kemudian dengan dilenyapkannya tadi tak ada seorangpun yang akan membelamu dalam perkara itu dihadapan Kami,
  103. Hanya berkat rahmat dari Tuhanmu jualah makanya wahyu itu tidak dilenyapkan. Sesungguhnya karunia Tuhan kepadamu adalah sangat besar.
  104. Katakanlah!: "Seandainya seluruh manusia dan jin itu berkumpul untuk membuat gubahan seperti Al-Qur'an ini mereka tak akan mampu membuat seperti itu, sekalipun mereka satu sama lain sudah bantu membantu.
  105. Dan sudah berkali-kali Kami uraikan dalam Al-Qur'an ini, segala macam perumpamaan untuk manusia. Tetapi kebanyakan manusia tidak menyukai bahkan menyangkalnya.
  106. Dan mereka mengatakan: "Kami tidak akan beriman kepadamu, sebelum engkau dapat memancarkan untuk kami sebuah mata air dari Bumi Padang Pasir ini.
  107. Atau engkau mempunyai sebuah kebun palma dan anggur, yang engkau alirkan sungai-sungai di tengahnya dengan deras.
  108. Atau engkau dapat meruntuhkan langit berkeping-keping, sebagaimana engkau katakan: "Biar menimpa kami". Atau engkau datangkan Allah beserta para malaikatnya agar kami dapat bertemu muka.
  109. Atau engkau mempunyai sebuah rumah dari emas, atau engkau naik ke langit. Namun kami tidak akan percaya kepadamu, kecuali engkau dapat membawa turun kepada kami Kitab sepenuhnya untuk kami baca, katakanlah!: "Maha Sucilah Tuhanku! Bukankah aku ini hanya seorang rasul manusia biasa?
  110. Tidak ada alasan bagi manusia untuk menolak beriman pada waktu petunjuk itu datang kepadanya, selain kata mereka: "Adakah Allah mengutus manusia sebagai rasul?".
  111. Katakanlah!: "Jika seandainya ada sebangsa malaikat yang dapat tinggal di bumi ini, dan berjalan dengan tenangnya(1), tentulah Kami turunkan dari langit malaikat sebagai rasul".
    1. Tegasnya: Jika ada malaikat yang dapat menyesuaikan diri dengan masyarakat manusia, sudah tentu Kami turunkan rasul kepada mereka. Tetapi tidak mungkin, sebab mereka dan manusia berlainan unsur kejadiannya.
  112. Katakanlah!: "Cukuplah kiranya Allah sebagai saksi antara aku dan kamu. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui akan hamba-hambaNya lagi Maha Melihat.
  113. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, dialah yang dapat petunjuk dengan benar. Dan barangsiapa yang dibiarkan-Nya sesat, maka tidak ada seorangpun yang dapat melindungi mereka selain daripada-Nya. Dan pada hari kiamat mereka akan Kami kumpulkan dengan muka tertelungkup dalam keadaan buta, bisu dan tuli. Tempat mereka dalam jahanam, tiap-tiap kali neraka itu akan padam, Kami galakkan lagi nyalanya.
  114. Itulah pembalasan untuk mereka, karena mereka tidak percaya terhadap ayat-ayat Kami. Mereka mengatakan: "Apabila nanti kami sudah menjadi tulang-belulang dan beserpihan pula, apakah kami akan dibangkitkan kembali sebagai makhluk baru?".
  115. Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang telah menciptakan langit dan bumi itu, kuasa pula menciptakan mereka kembali persis seperti sediakala? Dan untuk menciptakan mereka kembali itu telah ditentukan waktunya, yang sudah pasti datangnya. Tetapi orang-orang durhaka itu bukan saja tetap menyangkal, malah sungkan menerima dan pantang menyerah.
  116. Katakanlah!: "Kalau seandainya kamu memiliki perbendaharaan rahmat Tuhan tentulah kamu tahan. Sebab kamu takut miskin. Sudah jadi watak manusia itu berbuat kikir.
  117. APA YANG DIALAMI BANGSA ISRAIL, HENDAKNYA DAPAT DIJADIKAN PELAJARAN
  118. Kami sudah berikan kepada Musa sembilan mu'jizat(1) yang meyakinkan. Tanyakanlah kepada Bani Israil, karena mereka itu telah mengalaminya. Fir'aun berkata kepadanya: "Hai Musa! Menurut pendapatku engkau ini, orang yang kena sihir".
    Sembilan mujizat: Tongkatnya, tangannya, topan, belalang, kuman, katak, darah, paceklik kurangnya buah-buahan.
  119. Musa menjawab: "Engkau mengetahui bahwa yang menurunkan mujizat-mujizat itu tiada lain kecuali Tuhan yang memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti yang meyakinkan. Dan aku kira engkau itu, hai Fir'aun adalah orang yang akan mendapat celaka.
  120. Kemudian Fir'aun hendak mengusir Musa dan bangsanya dari negeri Mesir, lalu Kami tenggelamkan Dia beserta pengiring-pengiringnya.
  121. ORANG-ORANG YAHUDI DIUSIR DARI NEGARA MESIR
  122. Sesudah itu Kami berfirman kepada bangsa Israil: "Menetaplah kalian di negeri ini! Nanti akan tiba masanya peringatan terakhir di mana kalian semua akan Kami buat bergelimang gagak dengan wajah pribumi. Peringatan pertama sebagaimana lebih dulu tersebut dalam 17:5. Peringatan kedua atau Terakhir tersebut dalam 17:7 kemudian, di mana bangsa Israil (Yahudi) di bawah pimpinan Musa menduduki negeri Mesir, selama 1 tahun lebih. Ketika itu mereka telah bercampur darah dengan warga Pribumi, sehingga kehilangan nasionalitasnya. Sementara itu Fir'aun yang melarikan diri ke Ethiopia, kembali dengan bala tentaranya yang besar mengusir mereka lepas pantai.
  123. KEAGUNGAN AL-QUR'AN
  124. Kami telah menurunkan Al-Qur'an ini mengandung kebenaran, dan demi kebenaran itu pula Al-Qur'an ini diturunkan kepadamu seutuhnya. Kami tidak mengutus engkau, kecuali untuk membawa berita gembira dan memberi peringatan.
  125. Kami turunkan Al-Qur'an ini, caranya Kami datangkan bertahap-tahap, supaya dapat engkau bacakan kepada masyarakat ramai secara berangsur-angsur. Karena itulah Kami menurunkannya bagian demi bagian agar mudah dipahami.
  126. Katakan: "Kalau kamu mau beriman, silahkan! Kalau tidak maupun juga terserah!". Sesungguhnya orang yang telah lebih dahulu mendapat ilmu, bila dibacakan Al-Qur'an ini kepada mereka, segera mereka menundukkan muka langsung bersujud,
  127. sambil mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami! Sesungguhnya janji Tuhan kami betul-betul dipenuhi!".
  128. Mereka menundukkan muka langsung menangis, tambah terharu.
  129. Katakanlah kepada kaum musyrik itu hai Rasul: "Serulah Tuhanmu itu dengan sebutan "Allah", atau serulah dengan sebutan "Ar-Rahman"!. Dengan sebutan yang mana saja kamu menyeru-Nya di antara sekian banyak nama-namaNya, semuanya bagus. Dia mempunyai banyak nama-nama yang indah. Janganlah kamu membacanya di dalam shalatmu dengan nada melengking tinggi, jangan pula dengan nada rendah, namun usahakanlah yang sederhana saja antara kedua nada itu.
  130. Dan katakanlah!: "Segala puji bagi Allah, yang tidak mempunyai anak, tidak mempunyai sekutu dalam kekuasaan dan tidak pula perlu kepada pelindung untuk membela-Nya dari penghinaan musuh. Agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.
Wakaf Pasar Muamalah
Wakaf Jariah Berpahala Abadi.







Daftar Surat

  1. al-Fatihah (7)
   2. al-Baqarah (286)
   3. Ali Imran (200)
   4. an-Nisa' (176)
   5. al-Mai'dah (120)
   6. al-An'am (165)
   7. al-A'raf (206)
   8. al-Anfal (75)
   9. at-Taubah (129)
  10. Yunus (109)
  11. Hud (123)
  12. Yusuf (111)
  13. ar-Ra'd (43)
  14. Ibrahim (52)
  15. al-Hijr (99)
  16. an-Nahl (128)
  17. al-Isra' (111)
  18. al-Kahfi (110)
  19. Maryam (98)
  20. Thaha (135)
  21. al-Anbiya (112)
  22. al-Hajj (78)
  23. al-Mu'minun (118)
  24. an-Nur (64)
  25. al-Furqan (77)
  26. asy-Syu'ara (227)
  27. an-Naml (59)
  28. al-Qashash (88)
  29. al-'Ankabut (69)
  30. ar-Rum (60)
  31. Luqman (34)
  32. as-Sajdah (30)
  33. al-Ahzab (73)
  34. Saba' (54)
  35. Fathir (45)
  36. Yasin (83)
  37. as-Shaffat (182)
  38. Shad (88)
  39. az-Zumar (75)
  40. al-Mu'min (85)
  41. Fushshilat (54)
  42. as-Syura (53)
  43. az-Zukhruf (89)
  44. ad-Dukhan (59)
  45. al-Jatsiyah (37)
  46. al-Ahqaf (35)
  47. Muhammad (38)
  48. al-Fath (29)
  49. al-Hujurat (18)
  50. Qaf (45)
  51. adz-Dzariyat (60)
  52. ath-Thur (49)
  53. an-Najm (62)
  54. al-Qamar (55)
  55. ar-Rahman (78)
  56. al-Waqi'ah (96)
  57. al-Hadid (29)
  58. al-Mujadilah (22)
  59. al-Hasyr (24)
  60. al-Mumtahanah (13)
  61. ash-Shaff (14)
  62. al-Jumu'ah (11)
  63. al-Munafiqqun (11)
  64. at-Taghabun (18)
  65. ath-Thalaq (12)
  66. at-Tahrim (12)
  67. al-Mulk (30)
  68. al-Qalam (52)
  69. al-Haqqah (52)
  70. al-Ma'arij (44)
  71. Nuh (28)
  72. al-Jinn (28)
  73. al-Muzzammil (20)
  74. al-Muddatstsir (56)
  75. al-Qiyamah (40)
  76. al-Insan (31)
  77. al-Mursalat (50)
  78. an-Naba' (40)
  79. an-Nazi'at (46)
  80. 'Abasa (42)
  81. at-Takwir (29)
  82. al-Infithar (19)
  83. al-Muthaffifin (36)
  84. al-Insyiqaq (25)
  85. al-Buruj (22)
  86. ath-Thariq (17)
  87. al-A'la (19)
  88. al-Ghasyiyah (26)
  89. al-Fajr (30)
  90. al-Balad (20)
  91. asy-Syams (15)
  92. al-Lail (21)
  93. ad-Dhuha (11)
  94. al-Insyirah (8)
  95. at-Tin (8)
  96. al-'Alaq (19)
  97. al-Qadr (5)
  98. al-Bayyinah (8)
  99. al-Zalzalah (8)
 100. al-'Adiyat (11)
 101. al-Qari'ah (11)
 102. at-Takatsur (8)
 103. al-Ashr (3)
 104. al-Humazah (9)
 105. al-Fil (5)
 106. Quraisy (4)
 107. al-Ma'un (7)
 108. al-Kautsar (3)
 109. al-Kafirun (6)
 110. an-Nashr (3)
 111. al-Lahab (5)
 112. al-Ikhlash (4)
 113. al-Falaq (5)
 114. an-Nas (6)